Friday, September 18

Philodendron Atabapoense, Tanaman Hias Langka dengan Daun Eksotis


Philodendron Atabapoense(Doc Instagram @rousseau_plant_care)

DI antara sekian banyak tanaman hias yang jadi buruan para kolektor tanaman langka, ada satu nama yang belum terlalu populer namun memiliki daya tarik yang sulit diabaikan: Philodendron atabapoense

Tanaman merambat asal hutan hujan Amazon ini tidak memiliki warna mencolok sejenis Philodendron lain, namun daun besar nya yang berbentuk hati memberikan daya tarik yang manis.

Asal Usul Philodendron Atabapoense

Sesuai namanya, Philodendron Atabapoense berasal dari Sungai Atabapo yang mengalir melintasi habitat aslinya. Tanaman ini secara alami ditemukan di wilayah Amazonia Brasil serta bagian selatan Venezuela, umumnya pada ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut.

Di habitat aslinya, tanaman ini tumbuh merambat di batang-batang pohon besar, menjulurkan sulurnya yang panjang demi mengejar cahaya matahari yang menerobos lewat celah-celah kanopi hutan yang rapat. 

Daunnya yang memanjang, berbentuk hati dan berwarna hijau tua dengan semburat keunguan (burgundy) di bagian bawah, membantu tanaman ini menyerap cahaya minim dan bertahan hidup.

Menariknya, sifat adaptif ini terbawa dengan baik ketika tanaman dipelihara di dalam ruangan sebagai tanaman hias. 

Ciri Khas yang Bikin Tanaman Ini Istimewa

Bentuk daunnya terlihat anggun, dengan ukurannya yang ramping dan memanjang di atas tangkai yang halus. Daunnya yang berbentuk hati memberikan kesan unik dan cantik yang khas.

Ukuran daun dewasa Philodendron Atabapoense dapat tumbuh hingga mencapai hampir satu meter panjangnya, jauh lebih besar dibanding bentuk daun mudanya yang hanya berkisar 33 cm.

Cocok Bagi Pemula

Bagi kolektor berpengalaman maupun pemula yang baru mulai merawat tanaman hias, tanaman tergolong mudah untuk dirawat, asal kebutuhan kelembapan dan kebutuhan cahaya sedangnya terpenuhi.

Meski tergolong tidak rewel, Philodendron Atabapoense tetap memiliki beberapa preferensi khusus agar bisa tumbuh optimal di dalam ruangan:

  • Cahaya: Cahaya terang tapi tidak secara langsung menyinari tanaman.
  • Kelembapan: Tanaman ini paling optimal pada kelembapan udara yang tinggi. Menyemprotkan air (misting) secara berkala atau menempatkannya dekat humidifier bisa membantu menciptakan kondisi yang lebih mendekati habitat aslinya.
  • Media rambat: Sebagai tanaman merambat alami, berikan media penopang untuk mendorong pertumbuhan tanaman ke atas.
  • Media tanam: Peat moss, perlite, atau tanah organik yang gembur dengan drainase baik.

Sumber: fgmn nursery, The Exotic Rainforest



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *