
PENGALAMAN saat membeli kendaraan menjadi salah satu pertimbangan konsumen untuk kembali membeli mobil bekas di tempat yang sama. Selain kualitas kendaraan dan nilai ekonomis, rasa percaya terhadap penjual juga menjadi faktor yang diperhatikan konsumen sebelum memutuskan pembelian.
Fenomena tersebut menjadi salah satu perhatian Garasi 91 dalam membangun hubungan dengan pelanggan. Dealer mobil bekas itu menggelar “Ngopi Asik Bareng Garasi 91” yang mempertemukan sejumlah konsumen yang telah melakukan pembelian lebih dari satu kali.
Pemilik Garasi 91 sekaligus pengamat dan penggiat otomotif, Ferdi Kusuma Putra, mengatakan kepercayaan menjadi modal penting dalam bisnis kendaraan bekas.
“Ketika seorang pelanggan kembali membeli untuk kedua, ketiga, bahkan beberapa kali, bagi kami itu bukan sekadar transaksi, tetapi tanda bahwa mereka percaya terhadap kualitas unit dan cara kami melayani,” ujar Ferdi.
Garasi 91 telah menjalankan bisnis jual beli kendaraan sejak 2014. Toko pertamanya dibuka di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat ini, Garasi 91 telah memiliki tiga toko. Di tengah persaingan dengan kendaraan baru dan kondisi ekonomi yang membuat konsumen semakin selektif, Garasi 91 memilih memperkuat bisnis melalui kualitas kendaraan serta rasa aman dalam proses transaksi.
“Sekarang konsumen punya semakin banyak pilihan. Karena itu kami tidak ingin hanya bersaing soal harga,” kata Ferdi.
Salah satu pelanggan yang kembali memilih Garasi 91 ialah Retno Ayu. Sejak 2017, Retno tercatat telah membeli kendaraan di Garasi 91 sebanyak enam kali.
“Saya sudah enam kali beli mobil di Garasi 91 sejak 2017. Kalau kembali lagi, tentu karena sudah merasa percaya dan punya pengalaman yang baik dari pembelian sebelumnya,” ujar Retno.
“Ketika seorang pelanggan kembali membeli untuk kedua, ketiga, bahkan beberapa kali, bagi kami itu bukan sekadar transaksi, tetapi tanda bahwa mereka percaya terhadap kualitas unit dan cara kami melayani,” ujar Ferdi.
Garasi 91 telah menjalankan bisnis jual beli kendaraan sejak 2014. Toko pertamanya dibuka di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat ini, Garasi 91 telah memiliki tiga toko.
Di tengah persaingan dengan kendaraan baru dan kondisi ekonomi yang membuat konsumen semakin selektif, Garasi 91 memilih memperkuat bisnis melalui kualitas kendaraan serta rasa aman dalam proses transaksi.
“Sekarang konsumen punya semakin banyak pilihan. Karena itu kami tidak ingin hanya bersaing soal harga,” kata Ferdi.
Salah satu pelanggan yang kembali memilih Garasi 91 ialah Retno Ayu. Sejak 2017, Retno tercatat telah membeli kendaraan di Garasi 91 sebanyak enam kali.
“Saya sudah enam kali beli mobil di Garasi 91 sejak 2017. Kalau kembali lagi, tentu karena sudah merasa percaya dan punya pengalaman yang baik dari pembelian sebelumnya,” ujar Retno.
Melalui kegiatan “Ngopi Asik Bareng Garasi 91”, hubungan dengan pelanggan lama juga diarahkan untuk berkembang menjadi komunitas. Konsumen dapat bertukar pengalaman otomotif sekaligus menyampaikan masukan setelah menggunakan kendaraan yang dibeli.
“Bagi kami, pelanggan lama bukan sekadar database. Mereka adalah bagian dari perjalanan Garasi 91,” tutup Ferdi. (E-4)
