
PT Toyota-Astra Motor (TAM) telah menginvestasikan lebih dari Rp 100 triliun, selama 50 tahun beroperasi di Indonesia. Investasi itu dikucurkan untuk pengembangan ekosistem mobilitas, dan penguatan produksi dalam negeri yang melibatkan 360 ribu tenaga kerja dalam negeri.
Marketing Director TAM Bansar Maduma mengatakan, pihaknya mencatat wholesales lebih dari 176 ribu unit pada Januari-Agustus 2026. Jumlahnya meningkat 9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Hingga hari ini, Toyota telah berinvestasi lebih dari Rp 100 triliun di Indonesia. Sekitar 90% kendaraan Toyota yang dipasarkan diproduksi di dalam negeri dengan kandungan lokal sekitar 70%-80%. Produk Toyota dari Indonesia telah diekspor ke lebih dari 100 negara, dimana lebih dari 360 ribu tenaga kerja lokal terlibat dalam ekosistem ini,” kata Bansar dalam acara Astra Media Day 2026 di Menara Astra, Jakarta, Rabu (23/9).
Untuk kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus, kata Bansar, pihaknya membukukan total penjualan lebih dari 38 ribu unit, atau tumbuh 86% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bahkan, tambah Bansar, TAM mampu membukukan 56% SPK kendaraan elektrifikasi. Salah satu merek yang berkontribusi adalah New Veloz Hybrid EV yang sejak Februari-September 2026 mencatat lebih dari 20 ribu pemesanan.
Toyota, kata Bansar, menerapkan multi-pathway strategy dalam mendukung transisi energi menuju emisi nol bersih (NZE) pada 2060. Toyota terus memperluas pilihan kendaraan hybrid EV ke berbagai segmen, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang.
Setelah menghadirkan Kijang Innova Zenix Hybrid EV pada 2022, Toyota meluncurkan New Veloz Hybrid EV pada Februari lalu. Kehadiran Veloz Hybrid EV menunjukkan teknologi full hybrid EV dapat hadir pada segmen MPV yang lebih luas.
“Bersama Kijang Innova Zenix Hybrid EV, Yaris Cross Hybrid EV, dan Veloz Hybrid EV, Toyota terus memperkuat kemampuan produksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Elektrifikasi bukan hanya tentang menghadirkan produk, tetapi juga membangun kapabilitas industri agar Indonesia mampu menghasilkan kendaraan elektrifikasi berstandar global,” ujar Bansar.
Selain itu, Bansar menambahkan, Toyota pun terus memperkuat pengalaman kepemilikan kendaraan secara menyeluruh melalui layanan penjualan dan purnajual di setiap titik interaksi pelanggan. Dengan dukungan dealership dan rantai pasok Group Astra, Toyota berupaya menghadirkan kemudahan, akses, dan peace of mind dalam setiap tahapannya.
“Upaya ini menjadi bagian dari semangat Toyota Ada untuk Indonesia, sekaligus sejalan dengan komitmen Astra untuk membantu membuka potensi terbaik masyarakat Indonesia,” tuturnya.
