
KUALITAS udara di Jakarta pada hari ini 26 September 2026 masuk dalam peringkat 10 besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Berdasarkan data dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Ibu Kota tercatat berada di angka 113, yang menempatkannya dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Daftar Kota dengan Kualitas Udara Terburuk Dunia
Jakarta menempati posisi ke-10 dalam daftar kota paling berpolusi pagi ini. Berikut adalah urutan kota dengan kualitas udara terburuk di dunia menurut data IQAir:
- Kinshasa: 177
- Lahore: 175
- Kampala: 170
- Dubai: 162
- Doha: 129
- Dhaka: 121
- Tel Aviv-Yafo: 116
- Hangzhou: 116
- Singapura: 115
- Jakarta: 113
Memahami Kategori Indeks Kualitas Udara (AQI)
Tingkat polusi udara diukur berdasarkan konsentrasi PM2,5. Berikut adalah klasifikasi kategori kualitas udara untuk memahami dampak kesehatan yang ditimbulkan:
- Baik (0-50): Tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, maupun estetika bangunan.
- Sedang (51-100): Tidak berpengaruh pada kesehatan manusia/hewan secara umum, namun mulai berdampak pada tumbuhan sensitif dan nilai estetika.
- Tidak Sehat (101-199): Kualitas udara yang dapat merugikan kesehatan manusia, terutama kelompok sensitif.
- Sangat Tidak Sehat (200-299): Dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar secara langsung.
- Berbahaya (300-500): Kualitas udara yang secara umum dapat memicu risiko kesehatan serius pada seluruh populasi.
Menyikapi kondisi udara yang buruk, masyarakat disarankan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan guna meminimalisir dampak kesehatan, di antaranya:
- Memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.
- Mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan.
- Menutup jendela untuk menghindari masuknya udara kotor ke dalam ruangan.
- Menyalakan penyaring udara (air purifier) di dalam ruangan.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya menekan angka polusi. Salah satu langkah operasional yang telah dilakukan adalah penambahan dua unit mobil kabut air (watermist) untuk membantu meluruhkan polutan di udara. (Ant/H-4)
