
MINUM air putih adalah kegiatan mengonsumsi air tanpa tambahan gula, pewarna, atau bahan perasa untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Air berperan penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk menjaga suhu tubuh, membantu proses pencernaan, serta mendukung kerja organ dan jaringan.
1. Hiponatremia
Terlalu banyak air dapat mengencerkan natrium dalam darah sehingga kadarnya menjadi terlalu rendah.
2. Mual dan muntah
Penurunan kadar natrium dapat menyebabkan rasa mual, muntah, atau tidak nyaman pada tubuh.
3. Sakit kepala
Gangguan keseimbangan cairan dapat memicu sakit kepala.
4. Perut terasa kembung
Mengonsumsi air secara berlebihan dalam waktu singkat dapat membuat perut terasa penuh dan tidak nyaman.
5. Sering buang air kecil
Tubuh akan berusaha membuang kelebihan cairan melalui urine sehingga frekuensi buang air kecil dapat meningkat.
6. Lemas dan kebingungan
Hiponatremia yang semakin berat dapat memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan kelemahan, kebingungan, atau perubahan kondisi mental.
7. Gangguan keseimbangan tubuh
Ketidakseimbangan elektrolit dapat menyebabkan tubuh terasa tidak stabil dan dalam kondisi berat dapat disertai gangguan kesadaran.
8. Pembengkakan otak pada kondisi berat
Hiponatremia berat dapat menyebabkan air masuk ke dalam sel otak sehingga terjadi pembengkakan. Kondisi ini membutuhkan penanganan medis segera.
Kebutuhan cairan tidak sama untuk setiap orang. Faktor seperti usia, aktivitas fisik, cuaca, makanan, dan kondisi kesehatan dapat memengaruhinya. Karena itu, tidak perlu memaksakan diri minum air dalam jumlah besar hanya untuk mencapai target tertentu. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
