Saturday, September 26

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Kali Boyong, Status Siaga


ilustrasi(Antara)

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu (26/9) malam. Estimasi jarak luncur awan panas tersebut mencapai 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah selatan, tepatnya menuju alur Kali Boyong, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.

Berdasarkan siaran resmi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang diterima di Jakarta, peristiwa vulkanik tersebut tercatat terjadi pada pukul 20.34 WIB.

“Awan panas guguran terjadi pada pukul 20.34 WIB dengan estimasi jarak luncur 2.000 meter mengarah ke selatan atau alur Kali Boyong,” tulis keterangan resmi BPPTKG.

Data teknis dari BPPTKG menunjukkan bahwa guguran awan panas ini memiliki amplitudo maksimum sebesar 48,66 mm. Adapun durasi kegempaan tercatat berlangsung selama 129,64 detik.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas gunung api yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut masih dipertahankan pada Level III (Siaga).

Rekomendasi Keamanan:

Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Fokus kewaspadaan diarahkan pada alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi guna mengantisipasi ancaman guguran lava, awan panas, serta potensi banjir lahar dingin saat terjadi hujan.

Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bersumber dari otoritas resmi. BPPTKG mengharapkan warga selalu mematuhi panduan rekomendasi serta terus memantau perkembangan pemutakhiran data aktivitas vulkanik melalui saluran informasi terpercaya. (Ant/E-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *