Tuesday, September 29

Prakiraan Cuaca Hari Ini Mayoritas Kota Cerah Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi


Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau kondisi cuaca dan iklim di command center Gedung Multi Hazard Early Warning System (MHEWS), Kantor Pusat BMKG, Jakarta, Rabu (22/7/2026).(MI/VICKY GUSTIAWAN)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia berada dalam kondisi cuaca berawan pada awal pekan ini, Senin (28/9. Kendati demikian, masyarakat di berbagai daerah diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dinamika cuaca ekstrem.

Prakirawan cuaca BMKG, Diah Ayuretnani, memaparkan bahwa potensi cuaca berawan terpantau di Banda Aceh. Sementara itu, kondisi cuaca cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal mendominasi sejumlah kota besar seperti Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

“Potensi cerah berawan hingga berawan juga terdapat di Kota Makassar, Gorontalo, dan Manado. Terdapat juga potensi berawan dan berawan tebal di Kota Ternate, Ambon, dan Merauke,” ujar Diah di Jakarta, Senin (28/9).

Lebih lanjut, BMKG mencatat adanya potensi hujan dengan intensitas ringan di Kota Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandung, Mamuju, Palu, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya. Kondisi fenomena udara kabur diprakirakan melanda wilayah Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Samarinda, dan Banjarmasin.

Di samping itu, potensi hujan yang disertai kilat atau petir perlu diwaspadai di Jambi, Pontianak, dan Tanjung Selor. Diah juga mengingatkan adanya potensi kemunculan asap atau kabut di wilayah Bandar Lampung, Palangka Raya, dan Kendari, serta potensi hujan dengan intensitas sedang di Medan dan Nabire.

Peringatan Dini Gelombang Tinggi dan Ancaman Banjir Rob

Dalam kesempatan yang sama, BMKG turut mengeluarkan peringatan dini bagi para nelayan serta masyarakat pelaku sektor transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi.

Gelombang laut dengan kisaran ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan Samudera Hindia Barat Aceh hingga Lampung, serta perairan Samudera Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Masyarakat pesisir juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi adanya banjir rob di pesisir Sumatera Utara, kemudian pesisir Jawa Timur, pesisir Bali dan pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB), kemudian juga di pesisir Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan pesisir Maluku,” tegas Diah.

Masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir diminta untuk senantiasa memantau pemutakhiran informasi cuaca resmi dari BMKG guna mengantisipasi potensi risiko kebencanaan secara dini. (Ant/P-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *