Tuesday, September 29

Gianni Infantino Buka Peluang Kucurkan Cadangan Kas FIFA Rp90 Triliun ke Anggota


Presiden FIFA Gianni Infantino memberi sinyal akan mengucurkan dana cadangan kas senilai £4,4 miliar usai mendapat tekanan dari UEFA dan Concacaf.(AFP)

PRESIDEN FIFA, Gianni Infantino, mengindikasikan jumlah dana yang dialokasikan kepada para anggota FIFA dari estimasi cadangan kas sebesar £4,4 miliar (sekitar Rp90 triliun) berpotensi ditingkatkan.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada enam konfederasi benua pada Senin dan diperoleh oleh BBC Sport, Infantino menyatakan dukungannya terhadap “tingkat pendanaan tambahan terbesar yang dapat disalurkan secara bertanggung jawab.”

Sinyal tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap Infantino menyusul pembatalan rencana Fifa Forward Enterprise (FFE). Rencana yang sempat memicu gelombang protes keras itu sebelumnya mengusulkan penjualan saham Piala Dunia dan kompetisi lainnya kepada investor swasta.

Langkah Infantino ini juga merespons tuntutan dari UEFA (konfederasi Eropa) dan Concacaf (konfederasi Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia). Kedua organisasi tersebut mendesak agar FIFA membagikan dana sebesar US$10 juta (sekitar £7,5 juta) dari cadangan kasnya kepada seluruh 211 asosiasi anggota.

Usulan pembagian dana ini dijadwalkan akan dibahas secara resmi dalam rapat Dewan FIFA pada 15 Oktober mendatang.

“Saya tidak akan memprediksi jumlahnya terlebih dahulu,” tulis Infantino dalam surat tersebut.

“Satu angka tunggal dapat memulai diskusi, tetapi tidak bisa menyelesaikan kebijakan global.”

Dalam surat yang sama, pria berkebangsaan Swis-Italia tersebut kembali membela rencana komersial penjualan hak Piala Dunia yang telah ditarik kembali, sebuah wacana yang sempat memicu desakan agar dirinya mengundurkan diri. Infantino menegaskan bahwa proposal itu sebenarnya dirancang untuk menghasilkan dana tambahan bagi perkembangan sepak bola.

“Usulan komersial baru-baru ini, yang kini telah ditarik, dimaksudkan untuk memungkinkan FIFA berinvestasi lebih banyak dalam sepak bola,” tulis Infantino.

Sebelumnya pada bulan ini, Ketua Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) sekaligus Wakil Presiden FIFA, Debbie Hewitt, meminta Infantino membuka seluruh dokumen yang berkaitan dengan rencana kontroversial tersebut serta mendesak dilakukannya peninjauan independen terhadap FFE.

Di tengah polemik ini, Infantino bersiap untuk mencalonkan diri kembali sebagai Presiden FIFA untuk masa jabatan keempat pada Maret 2027. Pihak oposisi atau calon pesaing memiliki tenggat waktu hingga 18 November untuk mengajukan kandidat alternatif. (BBC/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *