
SUASANA duka mendalam menyelimuti keluarga dua bersaudara asal Kudus yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8. Kabar duka ini datang setelah sang adik, Muhammad Adam Assegaf, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah teridentifikasi, sementara sang kakak, Yusuf Fahrizal, hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Sejak Selasa (29/9) pagi, ratusan warga Desa Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, telah berkumpul di rumah duka. Mereka menanti kedatangan jenazah Muhammad Adam Assegaf yang dijadwalkan tiba hari ini. Di teras rumah, Titin, ibu dari kedua korban, tampak terduduk lesu dengan mata berkaca-kaca, memandangi kerumunan warga tanpa sepatah kata pun.
“Ibu sudah tahu bahwa putra bungsunya, Muhammad Adam Assegaf, telah ditemukan dan teridentifikasi serta jenazahnya akan datang hari ini,” ujar Haryuni, adik ipar Yusuf Fahrizal.
Haryuni menceritakan bahwa pihak keluarga sempat ragu untuk menyampaikan kabar tersebut kepada Titin karena khawatir akan kondisi kesehatannya. Namun, setelah pertimbangan matang, kabar duka mengenai musibah yang terjadi di Laut Jawa pada Minggu (13/9) lalu itu akhirnya disampaikan secara perlahan.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan keluarga, kedua kakak beradik ini berangkat menuju Banjarmasin pada Jumat (11/9) untuk mengantar furnitur dari Jepara. Yusuf Fahrizal bertindak sebagai sopir, sementara Muhammad Adam Assegaf sebagai kernet.
Truk ekspedisi yang mereka bawa naik ke KMP Virgo Transport 8 melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan mulai berlayar pada Sabtu (12/9). Namun, saat berada di sekitar perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9), kapal tersebut dilaporkan tenggelam.
Pihak keluarga baru menerima kepastian identifikasi jenazah Adam pada Senin (28/9) petang. Jenazah diterbangkan melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang dan direncanakan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat pada pukul 14.00 WIB.
Nasib Sang Kakak Belum Diketahui
Di tengah prosesi penyambutan jenazah Adam, kecemasan masih menyelimuti keluarga Yusuf Fahrizal. Berbeda dengan adiknya, hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai keberadaan warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu tersebut.
Elok Nila Kartina, bibi korban, mengungkapkan kesedihan mendalam mengingat latar belakang kedua keponakannya tersebut. Adam diketahui berencana menikah tahun ini dan telah melangsungkan lamaran sebulan yang lalu. Sementara itu, Yusuf telah berkeluarga dan memiliki empat orang anak.
“Kasihan istri dan anak-anaknya terus menanyakan bapaknya yang tidak kunjung pulang. Sampai sekarang belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Yusuf,” tutur Elok dengan nada sedih. (H-2)
Catatan Musibah: KMP Virgo Transport 8 dilaporkan tenggelam di perairan Masalembo pada pertengahan September. Hingga saat ini, proses pencarian dan identifikasi korban masih terus dipantau oleh pihak keluarga dan otoritas terkait.
