Tuesday, September 29

Tekan Biaya Operasional, Bisnis Waralaba Perkuat Rantai Pasok dan Gerai


Mixue berharap produk berbasis buah yang semakin menarik dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen, mendorong frekuensi pembelian, serta memperluas peluang penjualan di gerai mitra.(Dok. Mixue Indonesia)

EFISIENSI biaya operasional menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis waralaba. Pengelolaan bahan baku, distribusi, investasi gerai, hingga dukungan operasional menjadi sejumlah aspek yang dapat memengaruhi ruang pertumbuhan mitra.

Strategi tersebut antara lain terlihat dari langkah Mixue Indonesia yang memperkenalkan sejumlah investasi dan pengembangan bisnis dalam rangkaian Franchise Meet Up Day di Medan pada Agustus dan Jakarta pada September 2026.

Pertemuan yang mempertemukan mitra lama dan calon mitra dari berbagai wilayah Indonesia itu menjadi momentum Mixue menyampaikan sejumlah pengembangan yang diarahkan untuk meningkatkan daya saing produk, menekan biaya operasional, serta membuka peluang pertumbuhan omzet mitra.

Antusiasme peserta dalam kedua pertemuan tersebut juga ditandai dengan sejumlah penandatanganan komitmen pembukaan toko pada hari yang sama. Salah satu investasi yang disiapkan adalah penerapan teknologi cold chain yang ditargetkan mulai Desember 2026. Pada tahap awal, teknologi tersebut akan melibatkan 12 toko.

Melalui sistem rantai dingin, buah segar yang telah dipanen akan langsung dibekukan dan didistribusikan ke Indonesia. Teknologi ini ditujukan untuk menjaga kualitas bahan baku sekaligus memungkinkan Mixue menghadirkan olahan buah asli dengan cita rasa yang lebih segar.

Peningkatan kualitas bahan baku tersebut tetap dibarengi dengan harga produk yang terjangkau. Mixue berharap produk berbasis buah yang semakin menarik dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen, mendorong frekuensi pembelian, serta memperluas peluang penjualan di gerai mitra.

Dengan demikian, investasi pada kualitas bahan baku tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produk, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan omzet bagi jaringan mitra.

Tiga gudang perkuat efisiensi distribusi

Penguatan efisiensi juga dilakukan melalui infrastruktur distribusi. Mixue sebelumnya telah memiliki dua gudang di Cikarang dan Sidoarjo yang mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku untuk wilayah Indonesia bagian barat dan timur.

Perusahaan juga memberikan fasilitas gratis ongkos kirim untuk pembelian bahan baku bagi mitra di Pulau Jawa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Jaringan distribusi tersebut diperluas dengan pembukaan gudang ketiga di Medan pada 1 Agustus 2026. Kehadiran fasilitas ini memperluas jangkauan distribusi sekaligus memberikan peluang penghematan biaya logistik bagi mitra di wilayah Sumatra.

Investasi pada tiga gudang tersebut menjadi bagian dari strategi Mixue membangun ekosistem bisnis yang tidak hanya mengandalkan kekuatan merek, tetapi juga ditopang infrastruktur dan efisiensi rantai pasok.

Bagi mitra, penguatan jaringan distribusi dapat menjadi salah satu faktor dalam mengelola biaya operasional, terutama ketika kebutuhan bahan baku harus dipenuhi di wilayah dengan jarak distribusi yang berbeda.

Konsep toko premium mulai Rp100 jutaan

Selain rantai pasok, Mixue memperkenalkan konsep toko baru dengan desain yang lebih modern dan premium. Konsep tersebut memadukan warna cokelat terang dan putih untuk menciptakan suasana toko yang lebih bersih, hangat, dan nyaman.

Meski membawa peningkatan pada tampilan gerai, biaya renovasi konsep baru tersebut ditawarkan mulai dari kisaran Rp100 jutaan, bergantung pada kondisi dan kebutuhan tiap lokasi.

Kombinasi harga produk yang tetap terjangkau dan tampilan toko yang lebih premium diharapkan dapat meningkatkan daya tarik gerai, menjangkau lebih banyak konsumen, sekaligus membuka peluang peningkatan penjualan bagi mitra. Artinya, investasi gerai tidak hanya diposisikan sebagai pengeluaran untuk memperbarui tampilan toko, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengalaman konsumen dan potensi penjualan.

Benefit kemitraan hingga Rp350 juta

Sejalan dengan antusiasme yang terlihat dalam rangkaian Franchise Meet Up Day, Mixue juga menghadirkan program khusus bagi masyarakat yang ingin membuka usaha.

Program yang berlaku mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026 tersebut menawarkan total benefit dan potensi penghematan hingga Rp350 juta. Benefit tersebut mencakup pembebasan biaya manajemen dan pelatihan, serta berbagai dukungan operasional dan promosi bagi mitra.

Mixue menyebut program tersebut sebagai paket benefit terbesar yang ditawarkan sepanjang 2026.

Berbagai investasi dan dukungan tersebut diarahkan untuk membantu calon mitra memulai bisnis dengan modal yang lebih ringan. Pada saat yang sama, penguatan produk, distribusi, dan konsep gerai ditujukan untuk mendukung pengelolaan operasional serta membuka ruang pertumbuhan penjualan.

Melalui pendekatan tersebut, pengembangan jaringan Mixue tidak hanya bertumpu pada penambahan jumlah gerai, tetapi juga pada upaya memperkuat struktur biaya dan fondasi operasional yang menopang bisnis para mitra. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *