
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan ungkapan rasa haru dan bangga atas perjuangan serta prestasi luar biasa yang ditorehkan para atlet Indonesia di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Apresiasi tersebut disampaikan langsung melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir saat menyambut kepulangan rombongan kontingen Garuda di Tanah Air.
Penyambutan berlangsung di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Kamis (1/10) dini hari WIB. Rombongan yang tiba pada kesempatan tersebut terdiri dari atlet cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, esport, dan atletik.
Capaian Gemilang Bulu Tangkis dan Angkat Besi
Skuad bulu tangkis Indonesia sukses melampaui target dengan memborong dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Medali emas diraih melalui performa impresif tim beregu putra serta pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Sementara itu, cabang olahraga angkat besi berhasil memenuhi target dengan raihan satu medali emas dan satu perunggu. Lifter andalan Rahmat Erwin Abdullah tampil gemilang merebut emas di kelas 75 kilogram putra dengan total angkatan 366 kilogram. Adapun Luluk Diana Tri Wijayana mengamankan medali perunggu di kelas 49 kilogram putri dengan total angkatan 191 kilogram.
Pesan Presiden Prabowo
Keberhasilan para atlet di Negeri Sakura tersebut mendapat perhatian khusus dari Kepala Negara. Menpora Erick Thohir mengungkapkan bahwa Presiden terus memantau perjuangan anak bangsa dan menitipkan pesan mendalam.
“Saya sudah sampaikan kepada semua atlet salam dari Bapak Presiden langsung. Bapak Presiden terharu dan bangga anak muda Indonesia bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Jepang saat ini,” ujar Erick di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (1/10).
Bonus Rp3 Miliar dan Fokus Menuju Olimpiade 2028
Meski mengapresiasi capaian tersebut, Menpora mengingatkan para atlet agar tidak terlena dengan euforia. Ia menekankan bahwa tantangan di ajang olahraga multi-cabang berikutnya masih sangat panjang.
Erick juga menyarankan agar apresiasi finansial yang diterima dimanfaatkan secara bijaksana. Pemerintah sendiri telah menjanjikan bonus sebesar Rp3 miliar bagi atlet yang berhasil meraih medali emas.
“Saya sudah sampaikan bonus-bonusnya ditabung. Dan saya juga sampaikan, sekarang kita mulai fokus Olimpiade. Tahun 2028 waktu yang tidak terasa. Nah tentu, SEA Games menjadi sasaran antara,” tutur Erick.
Sebagai langkah strategis jangka panjang, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai merancang program pemusatan latihan (training camp) untuk menyongsong SEA Games Malaysia 2027 dan target puncak pada Olimpiade Los Angeles 2028.
“Kami dari Kemenpora sudah mulai menyiapkan anggaran untuk training camp, baik untuk Olimpiade maupun untuk SEA Games. Jadi saya harapkan para atlet untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya,” tambahnya.
Menutup penyambutan, Erick menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama bangsa. “Terima kasih, apresiasi yang setinggi-tingginya dari tentu negara dan rakyat Indonesia kepada kalian. Pahlawan Indonesia sesungguhnya,” pungkasnya. (I-2)
