
Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) berinvestasi sebesar US$ 250 juta di HighPeak Energy, Inc (Nasdaq: HPK). HighPeak merupakan perusahaan akuisisi, pengembangan eksplorasi, serta eksploitasi minyak dan gas bumi yang berbasis di Texas, Amerika Serikat (AS).
Chief Executive Officer DIM Pandu Sjahrir mengatakan, melalui investasi itu DIM akan mendapatkan akses strategis terhadap portofolio aset yang didominasi minyak di Permian Basin. Untuk diketahui, Permian Basin adalah wilayah penghasil minyak terbesar di AS.
Melalui investasi itu, kata Pandu, DIM memperluas portofolio energi Indonesia di skala global. Hal itu pun sejalan dengan misi Danantara Indonesia untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis.
“Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia,” kata Pandu dalam keterangan resminya pada Selasa (6/10).
Dengan berinvestasi di sektor energi, Indonesia kemungkinan bisa menerapkan teknik-teknik pengeboran minyak dari HighPeak. Apabila kondisi reservoir mendukung, teknik tersebut dapat digunakan pada lapangan migas darat yang telah matang, sehingga produktivitas sumur dan perolehan migas semakin meningkat.
“Posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya kami membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global,” ujar Pandu.
Setelah transaksi diselesaikan, kata Pandu, HighPeak akan mengembangkan program pelatihan, dan penugasan kerja bagi tenaga kerja Indonesia. Berdasarkan ketentuan investasi, DIM akan mendapatkan perlindungan terhadap penurunan nilai investasi, dengan kesempatan menerima manfaat dari kenaikan nilai ekuitas di masa mendatang. Peluang itu hadir lewat konversi menjadi saham biasa, dan memiliki opsi untuk berpartisipasi dalam penawaran saham HighPeak berikutnya. DIM pun akan menempatkan 1 perwakilan di jajaran direksi HighPeak.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memfasilitasi pertukaran keterampilan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat,” kata Pandu.
Sementara itu, Presiden dan Chief Executive Officer HighPeak Michael Hollis menambahkan, pihaknya optimistis kerja sama dengan DIM akan mengakselerasi pengembangan aset minyak di Permian Basin. Juga memperluas program pengeboran di sana.
“Kemitraan ini mempertemukan para investor jangka panjang yang memiliki komitmen yang sama terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai yang berkelanjutan,” kata Michael.
