Friday, October 9

Aset Properti Dioptimalkan untuk Perkuat Likuiditas Bank


Amani Bank mengoptimalkan aset properti untuk memperkuat likuiditas melalui kerja sama dengan Koperasi Syariah Keluarga Samawa Indonesia(Amani Bank)

PT BPRS Amani Mulia Indonesia atau Amani Bank mengoptimalkan aset properti untuk memperkuat likuiditas melalui kerja sama dengan Koperasi Syariah Keluarga Samawa Indonesia (KSI). Kerja sama ini mencakup pengelolaan proyek hunian The Leaf Residence di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Kesepakatan kedua pihak telah memasuki tahap Perjanjian Kerja Sama (PKS), setelah sebelumnya diawali dengan Nota Kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Melalui skema tersebut, aset properti bank diharapkan dapat dikonversi menjadi kas secara bertahap.

Direktur Utama Amani Bank Endro Yuniaryo mengatakan, perubahan dari MoU menjadi PKS menandai dimulainya tahap pelaksanaan kerja sama yang mengikat kedua pihak.

“​Kemitraan ini sudah naik dari MOU menjadi PKS, artinya sudah masuk tahap pelaksanaan yang mengikat. Aset properti Amani Bank dapat dikonversi menjadi kas secara bertahap, sehingga likuiditas Bank semakin kuat dan kapasitas kami membiayai sektor riil juga meningkat,” ujarnya, dikutip Jumat (9/10).

PKS tersebut ditandatangani pada 29 September 2026 sebagai tindak lanjut kesepahaman awal kedua pihak. Dalam skema kerja sama ini, Amani Bank bertindak sebagai pemilik lahan, sedangkan KSI mengelola sistem transaksi properti. KSI juga akan memanfaatkan 801 unit yang telah disepakati untuk memenuhi kewajibannya kepada para pemesan.

Arus Kas Bergantung pada Pelaksanaan Transaksi

Skema kerja sama dirancang agar pemanfaatan aset properti dapat menghasilkan arus kas secara bertahap. Untuk itu, kedua pihak akan berkoordinasi mengenai ketersediaan unit, kelengkapan administrasi, serta dukungan terhadap transaksi konsumen. Tahapan berikutnya mencakup verifikasi inventori dan persiapan kebutuhan transaksi sesuai dengan kesepakatan. Kelancaran proses tersebut menjadi faktor penting dalam merealisasikan potensi aset menjadi kas.

Bagi Amani Bank, keberhasilan skema ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemanfaatan aset, tetapi juga memperkuat likuiditas dan mendukung kapasitas pembiayaan sektor riil. Meski demikian, dampak terhadap kondisi likuiditas bank akan bergantung pada realisasi transaksi dan penerimaan kas dari pengelolaan properti tersebut. Kedua pihak menyatakan pelaksanaan kerja sama akan memperhatikan tata kelola dan prinsip kehati-hatian agar proses berjalan sesuai kesepakatan. (E-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *