Friday, October 9

Teknologi QR Code Bantu Orang Tua Telusuri Asal dan Proses Produksi Susu Formula


Grace Zhou, Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, mengatakan kombinasi informasi mengenai komposisi dan sumber susu diharapkan dapat membantu orang tua memiliki pertimbangan yang lebih lengkap sejak awal.(Dok. FEIHE AceKid Indonesia)

MEMILIH susu formula untuk anak memerlukan pertimbangan yang tidak hanya terbatas pada kandungan nutrisi yang tercantum dalam kemasan. Informasi mengenai asal bahan baku, proses produksi, hingga sistem pengendalian kualitas juga penting diperhatikan agar orang tua memiliki gambaran lebih menyeluruh mengenai produk yang akan diberikan kepada anak.

Transparansi informasi tersebut dapat membantu konsumen mengambil keputusan berdasarkan komposisi dan proses produksi yang dapat ditelusuri, bukan semata-mata klaim yang disampaikan produsen.

Seiring perkembangan teknologi, sejumlah produsen susu formula mulai menyediakan sistem keterlacakan produk atau traceability yang memungkinkan konsumen mengakses informasi mengenai sumber bahan baku dan proses produksi melalui kode QR pada kemasan.

Salah satunya dilakukan AceKid melalui kampanye #CekTransparansiAceKid yang mengajak orang tua melengkapi kebiasaan memeriksa komposisi dengan menelusuri sumber susu dan proses pengolahannya.

Melalui fitur Scan & Cek pada kemasan, konsumen dapat memindai kode QR untuk memperoleh informasi mengenai asalsusu serta perjalanan produk sebelum sampai ke tangan konsumen.

Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, Grace Zhou, mengatakan keterbukaan informasi mengenai komposisi dan sumber bahan baku diharapkan dapat membantu orang tua memiliki pertimbangan lebih lengkap sebelum menentukan pilihan nutrisi anak.

“Melalui Ace Fresh Journey, kami telah memperlihatkan bagaimana perjalanan susu dimulai dari sumber hingga menjadi susu formula. Melalui fitur Scan & Cek yang tersedia pada kemasan AceKid, orang tua juga dapat menelusuri informasi mengenai sumber susu tersebut secara langsung,” ujar Grace dalam keterangannya Jumat (9/10).

Menurutnya, pemilihan susu formula sebaiknya tidak hanya didasarkan pada satu aspek, tetapi juga mempertimbangkan bahan utama, asal bahan baku, serta proses pengolahan produk.

“Kami ingin orang tua tidak harus memilih hanya berdasarkan satu informasi. Cek komposisinya, pahami bahan utamanya, lalu cek juga dari mana sumber susunya dan bagaimana produk tersebut dibuat,” katanya.

Grace menjelaskan, AceKid menggunakan susu segar atau natural whole milk sebagai komposisi utama. Produk tersebut juga diformulasikan tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik.

Selain komposisi dan proses pengolahan, pengendalian kualitas menjadi aspek yang diperhatikan dalam sistem produksi.

FEIHE menyebut setiap kelompok produksi atau batch menjalani 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum dinyatakan memenuhi standar yang ditetapkan.

Perusahaan juga mengklaim memiliki rekam jejak tanpa insiden keamanan pangan selama lebih dari 64 tahun.

Informasi mengenai sumber susu dan proses produksi tersebut menjadi bagian dari sistem keterlacakan yang dapat diakses konsumen melalui kemasan AceKid.

Grace mengatakan sistem keterlacakan merupakan bagian dari upaya memberikan akses informasi yang lebih luas kepada konsumen.

“Bagi kami, transparansi bukan hanya memberikan daftar informasi, tetapi membantu orang tua memahami produk secara lebih utuh. Mulai dari susu segar sebagai komposisi utama, proses One-Step Fresh, hingga sumber susu yang dapat ditelusuri melalui Scan & Cek,” terang dia.

Melalui kampanye tersebut, perusahaan memperkenalkan tiga langkah yang dapat dilakukan orang tua sebelum memilih susu formula, yakni memeriksa komposisi produk, menelusuri sumber susu, serta memindai kode QR untuk memperoleh informasi mengenai perjalanan produk.

Pengalaman memanfaatkan informasi komposisi dan keterlacakan produk juga disampaikan Melina, seorang ibu asal Surabaya yang ditemui saat mengunjungi stan AceKid dalam Willow Baby Expo (WILBEX) 2026 Vol. 2 pada September lalu.

Melina mengaku sebelumnya telah mencoba sejumlah pilihan susu formula untuk anaknya. Informasi mengenai komposisi dan sumber susu kemudian menjadi salah satu pertimbangannya ketika mencoba AceKid.

“Poin yang membuat saya tertarik mencoba AceKid adalah komposisi utamanya susu segar, tanpa sukrosa, maltodekstrin, sirup jagung, dan perisa sintetik. Saya juga bisa mengecek informasi mengenai sumber susunya,” ungkap dia.

AceKid juga menegaskan dukungannya terhadap pemberian air susu ibu (ASI) sebagai nutrisi terbaik bagi bayi, termasuk ASI eksklusif selama enam bulan pertama yang dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MPASI) sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *