Monday, October 12

Paus Leo XIV Jalani Operasi Paru-paru di Roma, Kunjungan Amerika Selatan Tetap Jalan


Paus Leo XIV mengumumkan akan menjalani operasi nodul paru-paru dalam waktu dekat. Pemimpin Gereja Katolik ini memastikan kondisinya terdeteksi sejak dini.(AFP)

PEMIMPIN Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, mengumumkan dirinya akan menjalani operasi paru-paru dalam beberapa hari mendatang. Keputusan medis ini diambil setelah tim dokter menemukan benjolan atau nodul pada paru-parunya saat pemeriksaan kesehatan rutin.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Paus yang berusia 71 tahun di hadapan para peziarah saat doa Doa Malaikat Tuhan (Angelus) mingguan di Lapangan Santo Petrus, Roma.

“Dokter menemukan nodul lokal yang terdeteksi sejak dini di paru-paru saya,” kata Paus Leo XIV kepada publik.

Paus menegaskan bahwa tim medis menyarankan tindakan medis secepatnya demi penanganan yang optimal. Ia juga menenangkan umat yang hadir dengan menyampaikan bahwa massa jaringan tersebut terisolasi dengan baik dan berhasil ditemukan pada tahap awal.

“Mereka percaya adalah tindakan yang tepat untuk melakukan intervensi,” tuturnya seraya mengucapkan terima kasih atas dukungan spiritual serta memohon doa dari seluruh umat.

Juru bicara Kantor Berita Takhta Suci, Matteo Bruni, menyampaikan kepada media bahwa prosesi operasi dijadwalkan berlangsung pada awal pekan depan. Setelah tindakan bedah selesai, Paus diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk masa pemulihan.

Menurut laporan Vatican News, tindakan operasi akan dilakukan di Rumah Sakit Gemelli, Roma. Rumah sakit ini memiliki fasilitas ruangan khusus Paus yang dibangun sejak percobaan pembunuhan terhadap Paus Yohanes Paulus II pada Mei 1981 dan masih digunakan hingga saat ini.

Kabar mengenai kondisi kesehatan Pemimpin Gereja Katolik ke-267 ini memicu gelombang simpati dari para pemimpin dunia. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyampaikan solidaritas pribadinya kepada Paus saat bersiap menghadapi cobaan medis ini. Dukungan serupa disampaikan Presiden Italia Sergio Mattarella yang mendoakan pemulihan yang cepat dan penuh. Presiden Israel Isaac Herzog juga menyampaikan harapan agar Paus segera sembuh total.

Paus Leo XIV, yang terlahir dengan nama Robert Francis Prevost, merupakan warga negara Amerika Serikat pertama yang menduduki takhta Santo Petrus. Ia ditahbiskan pada tahun 1982 dan menghabiskan bertahun-tahun sebagai misionaris di Peru, tempat ia dikenang atas karyanya bersama komunitas marjinal. Ia terpilih memimpin Vatikan sekitar satu setengah tahun lalu menggantikan mendiang Paus Fransiskus.

Di tengah agenda medis tersebut, Paus menegaskan bahwa rencana kunjungan kenegaraan dan keagamaannya ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada bulan November mendatang akan tetap berjalan sesuai jadwal.

Uskup Agung Montevideo, Daniel Sturla, menyatakan bahwa persiapan untuk menyambut tur perjalanan Paus akan terus berlanjut dengan antusiasme yang lebih besar, seraya mengajak umat untuk mendoakan kesembuhan sang Pemimpin Tertinggi. (BBC/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *