
BEROLAHRAGA di pagi hari sering kali menjadi tantangan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki nafsu makan segera setelah bangun tidur. Namun, memberikan asupan energi yang tepat sangat penting agar sesi latihan tetap optimal tanpa membuat perut terasa begah.
Ahli diet dari University of California Irvine, Matthew Landry, PhD, RDN, menjelaskan bahwa makan di pagi hari tepat setelah bangun tidur memang sulit bagi sebagian orang. Ia merekomendasikan camilan yang cepat dicerna dan praktis untuk dikonsumsi sebelum pergi ke gym.
Berikut adalah dua camilan pre-workout terbaik menurut ahli diet saat Anda tidak merasa lapar di pagi hari:
1. Pisang
Pisang adalah pilihan utama karena teksturnya yang ringan dan kandungan nutrisinya yang lengkap untuk energi instan. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori dan 27 gram karbohidrat, termasuk 14 gram gula alami.
- Energi Cepat: Gula alami dalam pisang memberikan dorongan energi yang tersedia segera setelah dikonsumsi.
- Kaya Kalium: Mengandung sekitar 422 mg kalium, elektrolit penting yang membantu mengatur keseimbangan cairan dan mendukung kontraksi otot selama latihan.
- Mudah Dicerna: Dengan kandungan lemak kurang dari satu gram, pisang sangat aman bagi lambung yang sensitif terhadap makanan berat sebelum olahraga.
Jika Anda mencari sesuatu yang lebih ringkas dan tahan lama, kurma adalah alternatif yang sangat baik. Landry menyebutkan bahwa kurma memiliki karakteristik yang mirip dengan pisang dalam hal kepadatan nutrisi.
- Padat Karbohidrat: Kurma memberikan asupan karbohidrat tinggi tanpa tambahan lemak atau protein yang memperlambat pencernaan.
- Praktis: Kurma bersifat shelf-stable (tahan lama di suhu ruang) dan sangat mudah dibawa ke mana saja (portable).
Waktu Makan yang Ideal
Landry menyarankan jendela waktu ideal untuk mengonsumsi camilan pre-workout adalah 30 hingga 60 menit sebelum berolahraga. Durasi ini memberikan waktu bagi tubuh untuk mulai memproses nutrisi menjadi energi.
Namun, jika Anda hanya memiliki waktu 15 hingga 20 menit sebelum mulai bergerak, pastikan porsi camilan tetap kecil untuk mengurangi risiko gangguan pencernaan. Untuk latihan kekuatan yang lebih intens atau durasi panjang, Anda mungkin memerlukan asupan yang sedikit lebih substansial dibandingkan sekadar camilan ringan. (eating well/Z-10)
