
KONEKTIVITAS penerbangan antara Jakarta dan Singapura terus diperkuat seiring kebutuhan perjalanan bisnis dan wisata di kedua negara. Penambahan frekuensi penerbangan pada rute tersebut memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi penumpang, terutama untuk perjalanan dengan waktu yang terbatas.
Maskapai TransNusa menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta–Singapura menjadi empat kali sehari. Penambahan tersebut melanjutkan peningkatan kapasitas sebelumnya, dari dua menjadi tiga penerbangan harian pada April 2026.
Group Chief Executive Officer TransNusa Datuk Bernard Francis mengatakan, peningkatan frekuensi dilakukan untuk merespons kebutuhan pasar sekaligus memberikan fleksibilitas perjalanan bagi penumpang.
“Peningkatan frekuensi penerbangan menjadi empat kali sehari di rute Jakarta–Singapura mencerminkan semakin besarnya kepercayaan terhadap brand TransNusa,” ujar Bernard dalam keterangannya, Rabu (7/10).
Menurutnya, persetujuan penambahan frekuensi penerbangan di Bandara Changi Singapura juga menjadi bagian penting dalam pengembangan operasional maskapai.
“Selain itu, diperolehnya persetujuan peningkatan frekuensi secara berturut-turut dari salah satu gerbang penerbangan kelas dunia seperti Changi Airport menunjukkan keandalan operasional kami sekaligus keselarasan dengan standar tinggi industri penerbangan,” katanya.
Bernard menjelaskan, peningkatan frekuensi dari tiga menjadi empat penerbangan harian dilakukan dalam waktu kurang dari enam bulan sejak penambahan sebelumnya.
Dengan kapasitas tersebut, maskapai berupaya menjangkau kebutuhan perjalanan yang lebih beragam, baik bagi penumpang korporasi maupun wisatawan.
Empat pilihan jadwal penerbangan
TransNusa mengoperasikan rute Jakarta–Singapura menggunakan pesawat Airbus A320. Seluruh penerbangan dari Jakarta berangkat melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan tiba di Terminal 4 Bandara Changi.
Untuk keberangkatan dari Jakarta, tersedia empat jadwal penerbangan, yakni pukul 07.55, 11.55, 17.40, dan 19.45 WIB. Sementara itu, penerbangan dari Singapura menuju Jakarta dijadwalkan berangkat pada pukul 11.45, 15.40, 21.20, dan 23.25 waktu setempat. Penambahan frekuensi tersebut memungkinkan penumpang memilih waktu perjalanan pada pagi, siang, sore, maupun malam hari.
Maskapai menyatakan pemesanan tiket untuk jadwal penerbangan tambahan tersebut telah tersedia melalui kanal penjualan resminya.
Pengembangan jaringan internasional
Peningkatan frekuensi Jakarta–Singapura menjadi bagian dari pengembangan jaringan internasional TransNusa.
Pada Changi Airline Awards 2026, TransNusa memperoleh penghargaan Top Airlines by Absolute Passenger Growth (Southeast Asia) dari Changi Airport Group. Menurut perusahaan, penghargaan tersebut diperoleh sekitar 17 bulan setelah TransNusa memulai operasional di Bandara Changi.
Dalam pengembangan layanannya, TransNusa mengusung konsep premium service carrier, yakni model layanan yang memadukan sejumlah fasilitas penerbangan dengan struktur harga yang ditujukan untuk menjangkau segmen penumpang lebih luas.
Maskapai juga mengembangkan produk kabin Premium Plus pada rute Melbourne–Bali, dengan fasilitas layanan prioritas dan peningkatan batas bagasi.
Pengembangan layanan dan penambahan frekuensi penerbangan tersebut menjadi bagian dari strategi TransNusa memperluas jaringan serta memperkuat kapasitas operasional pada rute internasional. (E-1)
