Thursday, October 15

Dokter Ingatkan Bahaya Konsumsi Gula Berlebih pada Anak, Orang Tua Perlu Waspada


Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Subsp.K.(MI/Naura Putri Aflia)

MEMBATASI asupan gula bagi anak sangatlah penting untuk menjaga kesehatan sang buah hati, dan menjadi tugas utama bagi para orang tua untuk mengawasi kadar gula yang mereka konsumsi. 

Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Subsp.K. selaku Dosen FKUI dan Dokter Spesialis Gizi Klinik di RSUPN RSCM mengungkap bahwa World Health Organization (WHO) merekomendasikan asupan gula bagi anak maksimal 10% dari total energi atau sekitar 6 sendok teh.

Ia menjelaskan bahwa anak balita hingga masa SD membutuhkan sekitar 1.400 kalori, sehingga batasan gula hanya sekitar 140 gram per hari.

“Batas maksimalnya adalah 10%, tapi kalau bisa kurang atau sama dengan 5% itu lebih baik,” ujar Dr. Diana dalam menyampaikan rekomendasi kadar gula sederhana yang terbaik bagi anak-anak.

Namun, ia juga menunjukkan data bahwa pada zaman modern ini, anak usia 1 hingga 8 tahun mengkonsumsi gula sekitar 12 sendok teh sampai 21 sendok teh per hari. 

Dalam menghadapi kasus konsumsi gula berlebihan pada anak yang tak kian melambat, Dr. Diana memperingati bahwa efek buruk akan muncul apabila gula sederhana dikonsumsi berlebihan oleh buah hati.

“Gula yang ditambahkan saat makan ataupun memasak, dapat menyebabkan anak kelebihan energi sehingga memicu obesitas. Oleh karena itu, WHO menyarankan membatasi asupan gula sederhana,” ujar Dr. Diana

Selain itu, ia juga mengungkap efek samping lain yang berisiko bagi kesehatan anak apabila konsumsi gula berlebih seperti gigi berlubang dan permasalahan pada metabolisme.

Dr. Diana mengingatkan bahwa gula sederhana akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara umum, sehingga kadar gula anak harus dipantau oleh orang tua.

“Tentunya kita harus memastikan mereka tidak bergantung pada makanan dan minuman yang manis. Karena umumnya, konsumsi manis berlebihan bisa  menjadi suatu kebiasaan, dan tingkat manis yang dicari akan lebih tinggi lagi,” tutur Dr. Diana ketika menjelaskan betapa mudahnya makanan dan minuman manis bisa menjadi sumber kecanduan bagi anak-anak.

Dr. Diana menekankan betapa pentingnya pengawasan kadar gula pada anak sejak dini sebelum konsumsi kadar gula berlebihan sudah menjadi kebiasaan. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk menjaga aktivitas anak agar energi dari gula terpakai secara efisien dan mengurangi kesempatan obesitas.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *