Thursday, September 24

Hardiknas Brebes Pecahkan Rekor MURI Tertib Berlalu Lintas Pelajar


Perwakilan MURI Ari Andriani, menyerahkan piagam pemecahan Rekor MURI Tertib Berlalulintas kepada Kapolres Brebes AKBP Lilik.Ardhiansyah disaksikan Bupati Brebes Paramitha Widyakusuma.(Dok. MI/Supardji Rasban)

MEMPERINGATI Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Pemerintah Kabupaten/Pemkab Brebes, Jawa Tengah, memecahkan Rekor MURI Deklarasi Tertib Lalu Lintas dengan 59.410 Pelajar.

Pemkab Brebes menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hardiknas tingkat Kabupaten yang dirangkaikan dengan aksi pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Scara digelar di halaman Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Kabupaten Brebes, Sabtu (2/5/2026). 

Tercatat sekitar 3.000 peserta hadir secara langsung, terdiri dari jajaran OPD, TNI, Polri, guru, dosen, mahasiswa, hingga pelajar.

Puncak acara ditandai dengan Deklarasi Tertib Berlalu Lintas dan Membaca Buku Lalu Lintas Terbanyak. Awalnya, panitia mengusulkan 30.000 peserta, namun setelah diverifikasi oleh tim MURI, jumlah peserta membludak hingga mencapai 59.410 pelajar dari 966 sekolah. Angka ini mencakup peserta yang mengikuti secara hybrid maupun offline.

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardiansyah, menekankan bahwa latar belakang aksi ini adalah keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan yang melibatkan usia pelajar di wilayah Brebes.

“Data kecelakaan yang terjadi, khususnya di wilayah Brebes, rata-rata mayoritas adalah anak-anak pelajar. Sehingga kita ingin memiliki kepedulian untuk masing-masing anak pelajar ini memahami supaya mereka mau tahu dan tertib berlalu lintas selama di perjalanan,” ujar Lilik.

Lilik menambahkan bahwa capaian rekor MURI ini bukan merupakan titik akhir, melainkan awal dari gerakan yang lebih besar.

“Tentunya ini bukan final, tetapi baru mulai kita akan terus menggelorakan. Spirit yang kita bawa adalah bagaimana kita membuat masyarakat Brebes, terutama pelajar, sadar untuk berlalu lintas dengan baik dan tertib. Mengingat nyawa adalah hal yang luar biasa berharga,” tegas Lilik.

Menanggapi keterlibatan siswa sekolah dasar (SD) dalam deklarasi ini, Kapolres menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk menanamkan pemahaman aturan sejak usia dini.

“Ini adalah bagian daripada strategi kita untuk memberikan pengetahuan sejak dini tentang berlalu lintas. Mana yang harus dilakukan, mana yang harus dipatuhi, dan mana yang tidak boleh. Ini menyeluruh kepada seluruh generasi kita, baik yang masih usia dini maupun yang sudah layak mengendarai kendaraan bermotor,” pungkas Lilik.

MURI menganugerahkan piagam penghargaan kepada para pemrakarsa, di antaranya Bupati Brebes, Kapolres Brebes, Kasat Lantas Polres Brebes AKP Ahmad Zaenurrozak, dan Kepala Dinas Pendidikan Sutaryono.

“Angka 59.410 ini adalah bukti nyata kepedulian kolektif terhadap keselamatan generasi muda di Kabupaten Brebes,” ujar perwakilan MURI, Ari Andriani.  (H-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *