Friday, September 25

Sean Gelael Naik Podium di Race 1 GT World Challenge Asia 2026


Podium GT World Challenge Asia 2026 Race 1(Dok. MGPA)

LINTASAN Sirkuit Mandalika dipenuhi tensi tinggi dalam rangkaian GT World Challenge Asia 2026, Sabtu (2/5). Perhatian publik tuan rumah tertuju pada Sean Gelael. 

Persaingan ketat dari level internasional hingga pembalap nasional terjadi mulai dari GT World Challenge Asia Race 1, Subaru BRZ Super Series Race 1, hingga sesi kualifikasi Superstar Sportscar Series Krida Agya Kartini Race, dan sesi Time Attack.

Race 1 GT World Challenge Asia menjadi sorotan utama menghadirkan pertarungan ketat di kelas Silver, Pro-Am, hingga AM dengan kehadiran pabrikan besar seperti Audi, Ferrari, Porsche, dan Mercedes-AMG.

Sejak start, tempo langsung tinggi. Duet pembalap Tiongkok, Cheng Congfu dan Kuai Yu, tampil konsisten bersama tim FAW Audi Sport Asia Team Phantom. 

Mengandalkan Audi R8 LMS GT3 EVO II, keduanya mengamankan posisi terdepan dengan catatan waktu 1 jam 47,263 detik.

Membela Garage 75 dengan Ferrari 296 GT3, Sean menunjukkan performa solid di kelas Silver dan finis di posisi ketiga secara keseluruhan terpaut 8,738 detik dari pemenang.

Meski sempat kehilangan dua posisi dari grid awal, Sean mampu menjaga konsistensi dan ritme balapan. Hasil itu menjadi modal penting jelang Race 2 yang akan berlangsung Minggu (3/5). Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, memberikan apresiasi atas capaian Sean tersebut.

“Podium yang diraih Sean Gelael di Mandalika ini bukan hanya kebanggaan bagi dirinya dan tim, tetapi juga untuk Indonesia. Ini menunjukkan bahwa pembalap kita mampu bersaing di level internasional, bahkan di ajang sekelas GT World Challenge Asia,” ucap Priandhi.

Persaingan di papan tengah tak kalah ketat. Porsche 911 GT3 R (992) milik Absolute Racing yang dikendarai Ruohan Huang dan Alessandro Ghiretti finis keempat, disusul Mercedes-AMG GT3 EVO dari Craft-Bamboo Racing di posisi kelima.

Balapan juga diwarnai insiden, termasuk penalti lima detik akibat unsafe release di pit lane serta dua mobil yang gagal finis setelah hanya menyelesaikan tujuh lap.

Di luar balapan utama, kelas pendukung turut menyuguhkan aksi menarik. Pada Subaru BRZ Super Series Race 1, Demas Agil tampil dominan sejak awal hingga finis, mencatat waktu 30 menit 30,163 detik untuk 15 lap.

Fitra Eri menempel di posisi kedua dengan selisih 2,045 detik sedangkan Sudarmono finis ketiga.

Kualifikasi Superstar Sportscar Series juga berlangsung ketat. Yasuo Senna Iriawan mengunci pole position dengan waktu 1 menit 35,690 detik menggunakan Porsche 991 GT3 Cup. Dia unggul 0,062 detik dari Nadeem Rustombi. Michael Junus menempati posisi ketiga dengan BMW M2.

Dari Krida Agya Kartini Race, pembalap perempuan Indonesia unjuk gigi. Alinka Hardianti mencatat waktu tercepat 2 menit 07,729 detik mengungguli Clio Tjonnadi dan Audya Anjani. Alexandra Asmasoebrata berada di posisi keempat dengan selisih tipis.

Sementara itu, sesi Time Attack Mandalika Festival of Speed (MFoS) dipimpin oleh Yasuo Senna Iriawan mengendarai Radical SR10 XXR. Dia mencatat waktu tercepat 1 menit 33,672 detik. Gerrard Carlton dengan mobil Formula 4 mencatat terpaut 3,950 detik dari Senna Iriawan. Sementara itu, Fandy Adianto mengamankan posisi ketiga dengan menggunakan Radical SR1 XXR.  Dari kategori RWC (Radical Women Class), Angelica Amara menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 48,867 detik diikuti Erika Richardo dan Ine Rosdiana. (H-4)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *