Thursday, September 24

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 3 Mei 2026 Waspadai Cuaca Ekstrem Berpotensi di 26 Daerah


Akibat cuaca ekstrem terjadi di Kota Semarang sejak Sabtu (2/5) sore, sejumlah kawasan terendam banjir dan agenda Semarang Nigh Festival dibatalkan. (Akhmad Safuan/MI)

PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 3 Mei 2026 yakni cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah. Warga diminta untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Pada pagi hari, sejumlah daerah di Pantura dan Karimunjawa sudah diguyur hujan ringan-sedang meskipun lainnya cerah berawan, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur tidak merata dalam waktu yang bervariasi, bahkan cuaca ekstrem kembali berpotensi di 26 daerah di Jawa Tengah.

Meskipun air laut pasang (rob) mereda, cuaca diwarnai hujan ringan, gelombang di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter, sedangkan di perairan selatan 1,25-2,5 meter  cukup aman untuk aktivitas pelayaran, namun tetap diminta untuk waspada terhadap perubahan cuaca terutama saat terjadi angin kencang.

“Waspadai saat gelombang diatas 1,25 meter dan berlangsung kecepatan angin diatas 15 knot akan berisiko terhadap aktivitas pelayaran,” ugar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila.

Meburut Shafira Tsanyfadhila meskipun air laut pasang di perairan utara Jawa Tengah mereda dengan ketinggian maksimum 0,8 meter, namun banjir masih merendam sejumlah daerah di pesisir Pantura Jawa Tengah akibat susa banjir sebelumnya dan cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Harits Syahid Hakim mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di 26 daerah pada Minggu (3/5), bahkan sejak pagi hujan sedang-lebat telah turun dan mengguyur di sejumlah daerah di Jawa Tengah, sehingga diminta warga untuk waspada bencana hidrometeorologi.

“Waspadai bencana hidrometeorologi sebagai dampak terjadinya cuaca ekstrem tersebut, terutama warga berada di lereng perbukitan dan daerah aliran sungai (DAS),” kata Harits Syahid Hakim.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Harits Syahid Hakim, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.

Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Harits Syahid Hakim, angin bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar antara 18-34 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 55-95 persen. (H-4)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *