Tuesday, September 22

Bikin Betah Jemaah Haji Ceritakan Nyamannya Tinggal di Al-Hidayah Tower


Jemaah haji Indonesia di Hotel Al-Hidayah Tower.(Dok. MCH 2026)

FASILITAS dan pelayanan prima menjadi kunci ketenangan jemaah haji Indonesia dalam menjalankan ibadah di Tanah Suci. Hal tersebut dirasakan oleh para jemaah haji 2026 yang menempati Hotel Al-Hidayah Tower di kawasan Aziziyah, Mekah.

Lilik Tryas Handarto, jemaah asal Embarkasi JKB 02 Banten, puas terhadap kelengkapan fasilitas di hotel tersebut. Salah satu yang paling dirasakan manfaatnya ialah ketersediaan mesin cuci (laundry) bagi jemaah.

“Itu (fasilitas laundry) sangat penting karena kita juga belum tahu di sini lokasi untuk laundry di mana,” kata Lilik saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di Hotel Al-Hidayah Tower, Senin (4/5).

Fasilitas serupa tidak hanya tersedia di Al-Hidayah Tower. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah memastikan seluruh hotel jemaah haji di Mekah dilengkapi sarana penunjang tersebut guna memudahkan jemaah yang akan bermukim cukup lama di Kota Kelahiran Nabi.

Selain urusan domestik, aspek ibadah juga terakomodasi dengan baik. Hotel tersebut menyediakan musala dengan kapasitas tampung mencapai 350 hingga 400 jemaah. “Itu juga terpisah antara jemaah yang laki-laki maupun perempuan gitu,” kata Lilik.

Cita Rasa Nusantara

Apresiasi senada juga mengalir terkait penyambutan dan layanan konsumsi. Lilik mengisahkan, setibanya jemaah dari perjalanan panjang Madinah menuju Makkah, mereka langsung disambut dengan sajian welcome food.

“Ketika tiba di hotel ini kami dapat penyambutan yang sangat baik. Dari petugas haji maupun dari pihak Arab Saudi, mungkin dari pihak hotel,” kata dia.

Ketua Kelompok (Karom) JKB 03 Banten, Muhammad Tohir, turut mengamini kualitas layanan tersebut. Menurutnya, ketepatan waktu distribusi makanan menjadi hal krusial bagi fisik jemaah. 

“Makanan selamat datang dikasih di malam hari. Pagi pun tepat, makanan sudah datang. Enak, lezat? Alhamdulillah,” kata Tohir.

Untuk diketahui, Al-Hidayah Tower merupakan bagian dari Sektor 10 yang melayani jemaah dari Embarkasi Banten dan Padang. Sektor ini tergolong istimewa karena hanya terdiri dari satu kompleks hotel dengan 10 menara (tower) terpadu. Dengan total kapasitas mencapai 21 ribu jemaah dari 57 kloter, hotel ini menjadi salah satu pusat konsentrasi jemaah Indonesia di wilayah Aziziyah. (Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *