Tuesday, September 22

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, Lima Kasus Terkonfirmasi WHO


Ilustrasi.(Magnific)

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi mengonfirmasi bahwa lima dari delapan kasus yang diduga terinfeksi hantavirus terkait dengan kapal pesiar MV Hondius terverifikasi positif. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers pada Kamis (7/5/2026), menyusul laporan kematian tiga penumpang sebelumnya.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan bahwa meskipun situasi ini memerlukan kewaspadaan tinggi, ancaman kesehatan masyarakat secara luas masih tergolong rendah. Namun, WHO terus memantau laporan pasien lain mengingat masa inkubasi virus yang cukup panjang.

Kronologi dan Korban Jiwa

Hingga saat ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di atas kapal MV Hondius yang terdiri dari pasangan suami-istri asal Belanda dan seorang warga negara Jerman. Kapal berbendera Belanda tersebut memulai perjalanannya dari Ushuaia, Argentina, pada 1 April lalu.

Pemerintah Argentina kini tengah menyelidiki apakah infeksi bermula di wilayah mereka. Hipotesis utama menunjukkan bahwa pasangan Belanda tersebut kemungkinan tertular virus saat melakukan aktivitas pengamatan burung di Ushuaia sebelum keberangkatan. Kementerian Kesehatan Argentina melaporkan adanya peningkatan kasus hantavirus yang signifikan sejak Juni 2025 di wilayah tersebut.

Penyebaran Global dan Pelacakan Kontak

Karena penumpang telah turun di berbagai lokasi sebelum virus terdeteksi, otoritas kesehatan di sedikitnya 12 negara kini dalam kondisi siaga. Berikut situasi di beberapa negara terdampak:

  • Belanda: Pemerintah mengoordinasikan bantuan bagi 13 warga negaranya di atas kapal. Seorang pramugari maskapai KLM di Amsterdam kini dirawat di rumah sakit setelah melakukan kontak dengan korban yang meninggal di Afrika Selatan.
  • Inggris: Terdapat 19 penumpang dan 4 kru asal Inggris. Satu penumpang dalam kondisi kritis di unit perawatan intensif di Afrika Selatan, sementara yang lain sedang menjalani isolasi mandiri.
  • Singapura & Filipina: Singapura mengisolasi dua warga negaranya yang baru kembali dari kapal tersebut. Sementara itu, Filipina memantau 38 kru mereka, meski risiko di negara tersebut dinyatakan sangat rendah.
  • Spanyol: Kapal MV Hondius dijadwalkan bersandar di Tenerife, Kepulauan Canary, pada Sabtu. Penumpang non-Spanyol akan dipulangkan, sementara warga Spanyol akan dikarantina di rumah sakit militer di Madrid.

Mengenal Hantavirus: Virus ini biasanya menyebar melalui tikus (rodent). Meskipun jarang, transmisi antarmanusia dapat terjadi dalam kasus tertentu. Gejala awal meliputi demam tinggi, nyeri tubuh, dan batuk yang dapat berkembang menjadi pneumonia berat.

Respons Internasional

Negara-negara seperti Amerika Serikat (melalui CDC), Denmark, dan Prancis juga melaporkan pemantauan terhadap warga mereka yang sempat berada di kapal tersebut. Sebagian besar status pasien saat ini adalah asimtomatik (tanpa gejala). namun protokol isolasi mandiri tetap diberlakukan sebagai langkah pencegahan.

Kapal MV Hondius sempat dilarang bersandar di Tanjung Verde dan saat ini sedang menuju perairan Spanyol. WHO terus bekerja sama dengan otoritas maritim dan kementerian kesehatan lintas negara untuk memutus rantai penularan hantavirus ini. (The Independent/I-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *