Friday, September 25

Desa Diminta tak Sekadar Jadi Pelaksana Program Pemerintah Pusat


Ilustrasi(Dok Istimewa)

KETUA Umum DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Wargiyati menegaskan dukungan penuh kepala desa terhadap program pemerintahan Prabowo Subianto. Ia meminta agar desa tidak sekadar menjadi pelaksana tanpa menerima manfaat ekonomi yang nyata.

Hal itu disampaikan Wargiyati dalam Musyawarah Nasional Kedua PAPDESI di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Jakarta, Senin (11/5/2026).

“Kami akan selalu satu dan tunduk tegak lurus untuk pemerintah dan program-programnya, utamanya program Bapak Presiden Republik Indonesia,” kata Wargiyati.

Ia menyebut para kepala desa telah menyatakan dukungan terhadap program Koperasi Desa Merah Putih meski regulasi dan konsep teknisnya masih disiapkan pemerintah.

“Belum apa-apa kami sudah mendukung, karena kami yakin Kopdes akan sangat bermanfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Wargiyati berharap koperasi desa dapat dilibatkan sebagai pemasok dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, skema tersebut berpotensi membuka peluang usaha sekaligus menjadi sumber pendapatan baru bagi desa.

“Kalau Kopdes menjadi supplier MBG, otomatis koperasi punya penghasilan,” katanya.

Ia juga menyoroti dampak ekonomi program MBG yang sudah berjalan. Di wilayahnya, satu dapur MBG mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja lokal.

“Banyak ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak punya penghasilan sekarang mendapatkan pendapatan tetap,” ucapnya.

Selain itu, PAPDESI mendorong penguatan sinergi antara pemerintah desa dan TNI dalam percepatan pembangunan. Wargiyati menilai pola koordinasi dengan jajaran Kodam di Jawa Tengah terbukti efektif dan layak diterapkan secara nasional.

Namun di tengah dukungan tersebut, ia menyinggung kondisi anggaran desa yang semakin terbatas.

“Desa ini anggarannya tinggal 30 persen,” kata Wargiyati.

Ia meminta pemerintah pusat memastikan berbagai program nasional benar-benar membawa manfaat ekonomi dan aliran anggaran ke desa, bukan sekadar menjadikan desa sebagai pelaksana.

Adapun, dalam Munas Kedua PAPDESI tersebut, Wargiyati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PAPDESI periode 2026–2031.(H-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *