Thursday, September 24

Prabowo Sebut Penambahan Alutsista Jadi Tonggak Penguatan Pertahanan Nasional


Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penambahan alat utama sistem persenjataan atau alutsista menjadi tonggak penting.(Dok. BPMI Setpres)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan bahwa penambahan alat utama sistem persenjataan atau alutsista menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat pertahanan nasional. Hal tersebut disampaikan Presiden usai menyerahkan sejumlah alutsista di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin (18/5).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyerahkan enam pesawat MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M MRTT, satu missile Meteor, enam Smart Weapon Hammer, serta satu radar GCI GM403. Penyerahan berbagai alutsista tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memodernisasi kekuatan pertahanan Indonesia.

“Ini saya kira salah satu tonggak penambahan kekuatan,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan bahwa penguatan alutsista dilakukan sebagai bagian dari strategi penangkal atau deterrentuntuk menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional. Menurutnya, Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain memastikan wilayahnya tetap aman dan terlindungi.

“Kita harus terus tingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal, sebagai deterrent, kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri,” ucapnya.

Kepala Negara juga menyoroti kondisi geopolitik global yang penuh ketidakpastian. Dalam situasi tersebut, Presiden menilai bahwa kekuatan pertahanan yang memadai menjadi syarat utama bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas dan memastikan kedaulatannya.

“Tapi kita lihat kondisi dunia, geopolitik penuh dengan ketidakpastian, dan kita tahu bahwa pertahanan syarat utama untuk stabilitas, jaminan bahwa kita bisa berdaulat,” tutur Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo memastikan bahwa pembangunan kekuatan pertahanan nasional akan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Penguatan tersebut tidak hanya difokuskan pada satu matra, tetapi juga mencakup wilayah udara, laut, dan darat.

“Dalam waktu yang akan datang, terus akan kita bangun kekuatan kita. Kita ingin mengamankan wilayah udara, wilayah laut, dan tentunya wilayah daratan kita,” tandasnya.

Penyerahan sejumlah alutsista tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperkuat postur pertahanan nasional. Modernisasi alutsista diharapkan dapat meningkatkan kesiapan Indonesia dalam menjaga kedaulatan, menghadapi tantangan global, serta melindungi seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *