Tuesday, September 22

Olivia Rodrigo Kritik Normalisasi Pedofilia terkait Kontroversi Gaun Babydoll


Olivia Rodrigo tanggapi kritik gaun babydoll yang dituding menseksualisasi pakaian anak.(Dok. Instagram/spotify)

PENYANYI pop Olivia Rodrigo memberikan tanggapan tegas terkait kontroversi pilihan busananya yang memicu perdebatan di media sosial. Rodrigo menilai kritik terhadap gaun babydoll yang dikenakannya merupakan cerminan dari normalisasi pedofilia dalam budaya masyarakat saat ini.

Kritik tersebut mencuat setelah Rodrigo tampil mengenakan gaun babydoll bermotif bunga saat membawakan singel terbaru “Drop Dead” di Teatre Grec, Barcelona, pada 8 Mei lalu. Gaya serupa juga ditampilkan untuk sampul album ketiganya yang akan datang. Sejumlah netizen menuduh bintang berusia 23 tahun itu menseksualisasi pakaian anak-anak karena potongan busana yang dianggap kekanak-kanakan.

Dalam wawancara di acara Popcast milik The New York Times, Rodrigo mengungkapkan rasa frustrasinya. Ia merasa heran karena penampilan yang cenderung tertutup justru dipermasalahkan, sementara pakaian panggung yang lebih terbuka selama ini dianggap lazim.

“Itu membuat saya sangat kesal. Saya pikir ini benar-benar menunjukkan bagaimana kita menormalisasi pedofilia dalam budaya kita,” ujar Rodrigo sebagaimana dikutip dari The Guardian dan Entertainment Weekly, Kamis (29/5).

Ia menambahkan bahwa retorika yang menyalahkan perempuan atas cara berpakaian mereka telah ditanamkan sejak kecil. “Retorika yang dicekokkan kepada kita adalah, ‘Jangan pakai itu karena nanti seorang pria akan menseksualisasi tubuhmu, dan itu adalah salahmu.’ Maksud saya, itu sangat aneh,” tegasnya.

Rodrigo menjelaskan bahwa pilihan busananya terinspirasi oleh gaya ikonik bintang punk perempuan era 90-an. Baginya, gaun babydoll adalah simbol pembebasan dan ekspresi diri, bukan sarana untuk memancing gairah atau terlihat seperti anak kecil.

Pernyataan berani ini mendapat dukungan luas dari penggemar yang menilai argumen Rodrigo berhasil membalikkan logika para pengkritik. Saat ini, Rodrigo tengah bersiap merilis album terbarunya bertajuk ‘You Look Pretty Sad for a Girl So in Love’ pada 12 Juni mendatang, yang menjanjikan eksplorasi tema kegembiraan dan cinta yang lebih cerah. (The Guardian/Entertainment Weekly/Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *