Wednesday, September 23

Kemendikdasmen Beri Bantuan School Kit dan Trauma Healing Korban Kebakaran Kemayoran


Sejumlah pengungsi korban kebakaran mengantre bantuan logistik di lokasi pengungsian kawasan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta, Selasa (2/6/2026).( ANTARA FOTO/Ahmad Naufal Oktavian/wsj.)

KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan bantuan paket perlengkapan sekolah bagi anak korban kebakaran di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau SDN Kebon Kosong 09 Kemayoran pada Rabu (3/6) pagi, Abdul Mu’ti menyerahkan secara simbolis 100 paket school kit yang terdiri dari tas, seragam merah putih, serta alat tulis. 

Poin Utama Bantuan Kemendikdasmen:

  • Pemberian 100 paket school kit (tas, seragam, alat tulis).
  • Santunan tunai masing-masing Rp10 juta untuk 2 guru dan 1 penjaga sekolah terdampak.
  • Fasilitas ujian susulan bagi siswa yang sedang menjalani ujian akhir semester.
  • Layanan trauma healing bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

Mendikdasmen menegaskan bahwa musibah ini tidak boleh memutus akses pendidikan para siswa. Mengingat saat ini tengah berlangsung masa ujian akhir semester, kementerian telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memberikan fleksibilitas.

“Anak-anak itu bisa belajar sebagaimana mestinya. Bagi yang karena kondisi tertentu tidak bisa mengikuti tes akhir semester, akan diberi kesempatan untuk mengikuti tes susulan oleh masing-masing sekolah,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta Pusat, Rabu (3/6).

Terkait pemulihan psikis, Kemendikdasmen menggandeng Himpsi untuk melakukan asesmen awal. Tim psikolog akan memetakan dukungan psikososial yang dibutuhkan murid agar mereka tidak mengalami trauma berkepanjangan akibat kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data kepolisian, kebakaran di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong tersebut menghanguskan permukiman yang dihuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Selain bantuan untuk siswa, pemerintah juga memberikan perhatian pada tenaga pendidik dengan memberikan santunan dalam Mata Uang Rupiah sebesar Rp10 juta per orang bagi guru yang rumahnya ikut terbakar.(Ant/H-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *