Wednesday, September 23

Waspada Hidden Sugar dalam Makanan Sehari-hari dan Cara Mengenalinya


Kenali sumber hidden sugar atau gula tersembunyi dalam makanan sehari-hari.(Dok. Magnific)

BANYAK masyarakat yang belum menyadari bahwa ancaman kesehatan tidak hanya datang dari minuman manis, tetapi juga dari hidden sugar atau gula tersembunyi yang terdapat dalam berbagai produk makanan sehari-hari. Berdasarkan data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), gula tambahan sering kali menyelinap dalam produk yang rasanya tidak terlalu manis guna memperbaiki tekstur dan memperpanjang masa simpan.

Gula dalam makanan terbagi menjadi dua kategori utama: gula alami yang ditemukan dalam buah serta susu, dan gula tambahan yang dimasukkan selama proses produksi. Keberadaan gula tambahan ini sering kali tidak disadari karena produsen menggunakan berbagai istilah teknis pada label kemasan.

Langkah paling efektif untuk mendeteksi hidden sugar adalah dengan mencermati label informasi nilai gizi. Konsumen perlu membedakan antara “total sugar” dan “added sugar”. Jika sebuah produk memiliki total gula 20 gram dan 15 gram di antaranya adalah gula tambahan, maka mayoritas kandungan gula tersebut bukan berasal dari sumber alami.

Selain itu, perhatikan daftar bahan yang disusun berdasarkan volume terbanyak. Jika istilah seperti sirup jagung tinggi fruktosa, molase, atau bahan berakhiran “-osa” (seperti glukosa dan sukrosa) berada di urutan awal, produk tersebut dipastikan tinggi gula tambahan.

Sumber Makanan yang Perlu Diwaspadai

Meskipun memiliki rasa gurih, beberapa produk berikut sering kali mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi:

  • Saus dan Dressing: Saus tomat, saus pasta, saus barbeku, dan salad dressing.
  • Produk “Sehat”: Protein bar, yogurt, granola, dan oatmeal instan.
  • Minuman Kemasan: Minuman energi, kopi botolan, dan teh kemasan.
  • Olahan Buah: Buah kalengan dan selai buah.

Terkait penggunaan pemanis tanpa kalori seperti stevia atau aspartam, para ahli menyarankan agar tetap dikonsumsi secara bijak. Meski membantu mengurangi asupan kalori, konsumsi berlebihan berpotensi memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung.

Kunci utama dalam menjaga kesehatan adalah dengan memprioritaskan makanan utuh (whole foods) seperti sayuran dan buah segar, serta lebih cermat dalam membaca label nutrisi sebelum membeli produk olahan.

Daftar Nama Lain Gula pada Kemasan:

  • Sirup jagung, sirup beras, dan molase.
  • Karamel, madu, dan agave.
  • Istilah teknis: Dekstrosa, fruktosa, laktosa, dan maltosa.
  • Petunjuk proses: Glazed, candied, atau caramelized. (CDC/Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *