Friday, September 25

Iran Layangkan Protes ke FIFA Lantaran Terus Dipersulit


Timnas Iran(Anadolu)

FEDERASI sepak bola Iran (FFIRI) bersiap melayangkan keluhan resmi kepada FIFA. Hal itu buntut timnas Iran mendapat pembatasan perjalanan selama tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Kali ini, Iran tidak diizinkan menjalankan rencana persiapan yang telah disusun jauh hari sebelum laga kedua Grup melawan Belgia di Los Angeles, Senin (22/6) dini hari WIB mendatang.

Tim berjuluk Melli itu sedianya ingin terbang dari markas mereka di Tijuana, Meksiko, menuju Amerika Serikat dua hari sebelum pertandingan namun permintaan tersebut ditolak. Juru bicara FFIRI menilai keputusan tersebut mengganggu program yang telah dirancang tim pelatih.

“Meski jadwal persiapan sudah diserahkan jauh-jauh hari, tim nasional Iran kembali menghadapi pembatasan dari penyelenggara yang memengaruhi pelaksanaan program teknis,” ujar juru bicara federasi.

Menurut federasi, permohonan diajukan karena laga melawan Belgia digelar pukul 12.00 waktu setempat di Los Angeles. Iran berharap memiliki waktu lebih banyak untuk beradaptasi dengan kondisi pertandingan, menjalani sesi latihan terakhir, sekaligus menyempurnakan persiapan. “Kami mengajukan alasan teknis yang jelas, tetapi permintaan itu kembali ditolak,” lanjutnya.

Karena itu, FFIRI memastikan akan menyampaikan keberatan secara resmi kepada FIFA melalui jalur yang tersedia. “Federasi akan menyampaikan ketidakpuasan dan mengajukan protes resmi kepada FIFA,” tegasnya.

Bukan kali pertama Iran mengeluhkan aturan perjalanan selama turnamen. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga pembuka, skuad asuhan Amir Ghalenoei juga harus meninggalkan Los Angeles pada malam yang sama usai pertandingan.

Pemerintah Amerika Serikat membantah adanya perlakuan mendadak terhadap Iran. Direktur Eksekutif Satuan Tugas FIFA Gedung Putih, Andrew Giuliani, menyebut aturan tersebut sudah diberitahukan sebelumnya kepada federasi Iran. Aturan serupa juga akan berlaku saat Iran menjalani pertandingan terakhir fase grup melawan Mesir di Seattle.

Persiapan Iran menuju Piala Dunia memang tidak berjalan mulus. Konflik di Timur Tengah memaksa mereka memindahkan pusat latihan dari Tucson, Arizona, ke Tijuana yang berada di perbatasan Amerika Serikat-Meksiko menjelang turnamen bergulir. Selain itu, belasan anggota ofisial tim gagal memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat. (AFP/P-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *