Wednesday, September 23

Tiga Orang Tewas Tertabrak KA Taksaka di Karanganyar Kebumen


(MI/Lilik Darmawan)

KECELAKAAN maut terjadi di perlintasan sebidang Jalan Revolusi, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Jumat (19/6) malam. Tiga orang dilaporkan tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabrak Kereta Api (KA) Taksaka.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di jalur kereta api Kebumen-Banyumas. Ketiga korban saat itu berboncengan menggunakan satu sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AA 4986 AED.

Kapolres Kebumen, Ajun Komisaris Besar I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, pengendara motor diduga tetap melintas meski palang pintu perlintasan telah tertutup rapat.

“Sepeda motor tersebut diduga menerobos perlintasan ketika palang pintu sudah tertutup. Pada saat bersamaan, KA Taksaka yang melaju dari arah Yogyakarta menuju Gambir melintas sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Kapolres pada Sabtu (20/6).

Identitas Korban

Benturan keras tersebut mengakibatkan pengendara motor berinisial R, 36, warga Desa Pandansari, Kecamatan Sruweng, meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua penumpang lain, yakni A, 31, warga Desa Condongcampur dan E, 36, warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, juga dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dialami.

Petugas Satlantas Polres Kebumen segera melakukan penanganan di lokasi setelah menerima laporan pada pukul 22.30. Jenazah para korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Catatan Kepolisian: Dua saksi di lokasi, yakni petugas keamanan stasiun dan penjaga perlintasan, mengonfirmasi bahwa palang pintu sudah dalam posisi tertutup saat sepeda motor tersebut melintas.

Imbauan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Kapolres Kebumen mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan rambu-rambu keselamatan, terutama di perlintasan kereta api. Ia menekankan bahwa kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak, sehingga menerobos palang pintu adalah tindakan yang sangat berisiko.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan. Jangan mengambil risiko dengan menerobos palang pintu yang sudah tertutup karena dapat berakibat hilangnya nyawa,” tegasnya.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyampaikan duka cita mendalam atas insiden ini. Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengajak masyarakat untuk lebih disiplin.

“Keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau pengguna jalan agar bersabar dan selalu waspada,” kata As’ad.

Pihak KAI memastikan bahwa tidak ada korban luka dari pihak kru maupun penumpang KA Taksaka. Operasional perjalanan kereta api juga dilaporkan tetap berjalan normal tanpa mengalami keterlambatan pasca-insiden tersebut. (I-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *