Friday, October 2

1.000 Rompi Dibagikan ke Pengemudi Disabilitas, Edukasi Bahasa Isyarat Diperluas


Mitra GrabMerchant di Bandung, Bali, dan Yogyakarta mempelajari bahasa isyarat dalam acara Teras Perwira (Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha). Melalui kegiatan ini, Mitra GrabMerchant diajak untuk mengenal cara berkomunikasi yang lebih inkl(Dok. Grab)

INKLUSIVITAS bagi penyandang disabilitas mulai diperluas ke berbagai titik dalam ekosistem layanan digital dan transportasi, mulai dari mitra pengemudi hingga pelaku usaha dan karyawan. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui edukasi bahasa isyarat di enam kota serta distribusi 1.000 rompi Teman Setara bagi mitra pengemudi Tuli.

Rangkaian program itu menjadi bagian dari peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026. Sebanyak 650 Mitra Grab di enam kota mengikuti edukasi bahasa isyarat melalui kegiatan yang melibatkan mitra pengemudi dan GrabMerchant, sementara rompi Teman Setara dibagikan kepada Mitra Pengemudi Tuli untuk membantu komunikasi dengan pelanggan.

Program tersebut merupakan kolaborasi Grab dan Indosat yang turut didukung Gerakan untuk Kesejahteraan Tuli Indonesia (Gerkatin), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), dan Disability Network (DNetwork).

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia, mengatakan pengalaman perusahaan selama hampir satu dekade berinteraksi dengan Teman Tuli menunjukkan bahwa inklusivitas tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap layanan, tetapi juga kesempatan untuk berinteraksi dan berpartisipasi dalam ekosistem.

“Selama hampir satu dekade, perjalanan bersama Teman Tuli mengajarkan kami bahwa ekosistem inklusif bukan hanya tentang memberikan akses, tetapi juga memastikan setiap orang dapat merasa diapresiasi dan menjadi bagian dari interaksi yang setara dalam keseharian,” ujar Neneng.

Edukasi bahasa isyarat untuk mitra

Edukasi bahasa isyarat diberikan kepada mitra pengemudi melalui rangkaian Kopdar Spesial Hari Bahasa Isyarat di Medan, Semarang, dan Jakarta.

Kopdar menjadi ruang bagi mitra pengemudi untuk berbagi pengalaman, menyampaikan aspirasi dan membangun interaksi dengan sesama mitra. Dalam kegiatan tersebut, para mitra mendapat kesempatan mempelajari serta mempraktikkan cara berkomunikasi dengan lebih inklusif, baik dengan pengguna maupun sesama mitra.

Melalui kolaborasi Grab dan Indosat, sebanyak 1.000 rompi Teman Setara juga dibagikan kepada Mitra Pengemudi Tuli. Produksi rompi tersebut turut didukung kontribusi pelanggan melalui pembelian produk IM3 dan Tri di aplikasi Grab.

Rompi dilengkapi ilustrasi bahasa isyarat dasar yang dapat digunakan untuk membantu komunikasi antara mitra pengemudi dan pengguna. Beberapa informasi visual tersebut antara lain isyarat untuk memberikan arahan kiri dan kanan serta ungkapan sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’.

Kegiatan Kopdar juga melibatkan Idgitaf, kreator konten dan penyanyi, yang berinteraksi dengan mitra pengemudi melalui sesi pembelajaran bahasa isyarat.

Imelda Situmorang, Mitra Pengemudi GrabBike sekaligus Teman Tuli, mengatakan kegiatan tersebut memberinya kesempatan untuk memahami budaya Tuli sekaligus mempelajari fitur yang dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami untuk saling belajar dan berbagi pemahaman tentang budaya Tuli, termasuk mengenalkan fitur Grab yang dapat digunakan dalam keseharian,” kata Imelda.

GrabMerchant ikut diberi edukasi

Edukasi bahasa isyarat juga diperluas kepada GrabMerchant melalui kegiatan Teras Perwira atau Temu Ramah Sapa dan Sharing Perkumpulan Wirausaha di Bali, Bandung dan Yogyakarta. Sebanyak 450 Mitra GrabMerchant mengikuti kegiatan tersebut untuk mempelajari cara berkomunikasi dengan lebih inklusif, khususnya ketika melayani pelanggan Teman Tuli.

Melalui sesi interaktif, para pelaku usaha mempelajari bahasa isyarat dasar yang dapat digunakan dalam pelayanan sehari-hari. Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi hambatan komunikasi antara pelaku usaha dan pelanggan penyandang disabilitas.

Pembelajaran inklusif masuk lingkungan internal

Upaya meningkatkan pemahaman mengenai komunikasi dengan Teman Tuli juga dilakukan di lingkungan internal Grab.

Melalui pop-up booth Kopi Sunyi di kantor pusat Grab Indonesia, karyawan atau Grabbers dapat berinteraksi langsung dengan Mitra GrabMerchant Tuli sekaligus mempelajari bahasa isyarat yang digunakan dalam percakapan sehari-hari.

Grab juga mengadakan sesi immersion bersama Mitra Pengemudi Tuli. Dalam kegiatan tersebut, Grabbers mengikuti secara langsung pengalaman mitra pengemudi ketika menjalankan pesanan pelanggan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi karyawan dan mitra untuk memahami pengalaman masing-masing sekaligus melihat bentuk komunikasi yang dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.

Kurangi hambatan komunikasi

Selain edukasi, sejumlah fitur digital dikembangkan untuk mengurangi hambatan komunikasi bagi penyandang disabilitas.

Bagi Mitra Pengemudi Tuli, fitur Disable Call mengalihkan komunikasi dari panggilan telepon ke pesan sehingga komunikasi dengan pengguna dapat dilakukan melalui teks.

Dukungan tersebut dilengkapi GrabSupport yang menyediakan bantuan melalui teks, chat dan bahasa isyarat bagi mitra penyandang disabilitas ketika membutuhkan dukungan.

Sementara Smart Suggestion Chat Information membantu mitra pengemudi memahami kebutuhan komunikasi pelanggan penyandang disabilitas sehingga interaksi dapat berlangsung lebih mudah.

Rangkaian program tersebut merupakan bagian dari perjalanan inklusivitas Grab selama hampir 10 tahun melalui tiga pendekatan, yakni edukasi, pengembangan fitur dan layanan inklusif, serta perluasan akses yang mendukung pemberdayaan dan kemandirian penyandang disabilitas.

Sepanjang 2025, sebanyak 6.207 mitra pengemudi penyandang disabilitas di Asia Tenggara memperoleh akses pendapatan dan kesempatan untuk mandiri secara finansial melalui GrabAccess.

Program tersebut dirancang untuk membuka kesempatan yang lebih setara bagi penyandang disabilitas, termasuk Teman Tuli, agar dapat berpartisipasi dan berkembang dalam ekosistem Grab. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *