Thursday, September 17

Netflix Ungkap Logo Film Narnia Garapan Greta Gerwig, Tayang Februari 2027


Narnia(Doc Netflix)

NETFLIX secara resmi mengungkap logo animasi terbaru untuk film Narnia yang akan datang. Platform streaming tersebut juga membagikan foto di balik layar yang memperlihatkan sutradara Greta Gerwig saat berada di lokasi produksi.

Netflix memperkenalkan logo tersebut melalui media sosial dengan tagline “A universe begins” atau “Sebuah semesta dimulai”.

Dalam unggahannya, Netflix mengajak penggemar melihat proses pembuatan Narnia, yang mengadaptasi novel The Magician’s Nephew karya C. S. Lewis.

“Rasakan proses pembuatan NARNIA, saat pembuat film Greta Gerwig menghidupkan kisah tercinta karya C. S. Lewis, THE MAGICIAN’S NEPHEW, untuk pertama kalinya,” tulis Netflix dalam keterangannya.

Film Narnia dijadwalkan tayang di bioskop secara global pada 12 Februari 2027.

Netflix juga telah meluncurkan akun media sosial resmi untuk film tersebut. Penggemar dapat mengikuti akun @NarniaMovie di Instagram, Facebook, TikTok, dan X (sebelumnya Twitter). Selain itu, situs resmi film tersebut, NarniaFilm.com, telah diperbarui.

Perusahaan produksi Midnight Road Entertainment, yang merupakan rumah produksi milik Vincent Sieber selaku salah satu produser Narnia sekaligus Managing Director C. S. Lewis Company, turut membagikan ulang pengumuman Netflix.

“Further Up and Further In. Kami sangat bersemangat untuk Narnia,” tulis Midnight Road Entertainment.

Kenangan Greta Gerwig terhadap Narnia

Pada Mei lalu, Greta Gerwig mengungkapkan pengalamannya ketika pertama kali membaca The Magician’s Nephew saat masih kecil. Menurutnya, kisah tersebut memberikan pengaruh yang bertahan hingga dirinya dewasa.

Gerwig mengaku langsung tertarik dengan konsep tentang seekor singa kosmik yang menciptakan dunia Narnia melalui nyanyiannya.

“Saya masih kecil ketika pertama kali membaca The Magician’s Nephew, dan saya jatuh cinta dengan konsep yang begitu indah, mustahil, tetapi benar-benar brilian tentang seekor singa kosmik yang menyanyikan dunia Narnia hingga menjadi hidup,” ujar Gerwig.

Saat itu, Gerwig belum mengetahui bahwa dirinya kelak akan menjadi seorang pembuat film. Namun, gagasan tentang sebuah semesta yang tercipta dari musik disebut selalu tersimpan dalam dirinya.

“Saya tidak tahu bahwa saya akan tumbuh menjadi pembuat film, tetapi gagasan tentang sebuah semesta yang dibangun dari musik adalah sesuatu yang selalu hidup di hati saya. Merupakan kehormatan seumur hidup bagi saya ketika diminta untuk membayangkannya menjadi nyata,” katanya.

Gerwig juga mengatakan bahwa karya C. S. Lewis membuatnya percaya pada keajaiban, dunia tersembunyi, dan petualangan.

“Karena The Chronicles of Narnia karya C. S. Lewis, saya percaya pada sihir, dunia tersembunyi, dan petualangan. Saya percaya bahwa tempat mana pun dapat menjadi ajaib dan siapa pun dapat terseret ke dalam sebuah kisah epik,” ujarnya.

Menurut Gerwig, kisah tersebut juga memberinya keyakinan bahwa rasa takjub dan keajaiban dapat dirasakan oleh siapa saja, termasuk orang-orang biasa.

“Keajaiban dan rasa takjub itu tersedia bagi semua orang, bahkan bagi orang biasa seperti saya. Itu mengubah saya,” tutur Gerwig. (Z-4)

Sumber: narniaweb



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *