
AKTOR Robert Pattinson mengungkap tantangan yang dihadapinya saat memerankan Bruce Wayne alias Batman dalam film The Batman garapan sutradara Matt Reeves. Menurutnya, versi Batman yang diperankannya memiliki nuansa yang sangat spesifik dan berbeda dari gambaran karakter superhero pada umumnya.
Pattinson bahkan mengaku tidak membayangkan versi Batman yang diperankannya berinteraksi dengan superhero DC lainnya dalam jagat DC Universe (DCU) yang kini dibangun James Gunn.
“Saya rasa akan agak sulit untuk memerankan Bruce versi ini di luar dunia itu. Ini salah satu karakter yang unik, mungkin karena durasi syutingnya, tetapi juga karena gayanya yang sangat spesifik, nuansanya merasuk ke dalam diri,” kata Pattinson, seperti dilansir The Hollywood Reporter (THR), Selasa (29/9/2026).
Menurut Pattinson, proses produksi The Batman membuat dirinya harus berada dalam suasana gelap dalam waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut bahkan disebutnya memberikan pengaruh terhadap kondisi dirinya setelah proses syuting selesai.
“Saya ingat itu terjadi pada saya terakhir kali saya melakukannya, butuh waktu lama. Anda hanya berada dalam kegelapan sepanjang waktu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, suasana gelap tersebut tidak hanya berasal dari pencahayaan dalam film, tetapi juga dari atmosfer yang dibangun selama proses produksi.
“Baik dari segi suasana hati maupun pencahayaan, saya tidak bisa melihat apa pun selama berbulan-bulan. Itu memang memengaruhi Anda; Anda merasa aneh setelahnya,” lanjut Pattinson.
The Batman yang dirilis pada 2022 menghadirkan interpretasi berbeda terhadap karakter ikonik DC tersebut. Film garapan Matt Reeves itu mengusung pendekatan kriminal noir dengan penekanan pada sisi psikologis Bruce Wayne dan alter egonya, Batman.
Dalam film tersebut, Batman yang diperankan Pattinson menyelidiki kasus korupsi yang terjadi di Gotham City setelah seorang pembunuh berantai mulai memburu sejumlah tokoh politik penting.
Pattinson kemudian kembali mengenakan kostum Batman untuk The Batman Part II. Film tersebut kini memasuki tahap produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Februari 2028.
Sebelumnya, Pattinson memberikan gambaran mengenai arah cerita sekuel tersebut. Ia menyebut The Batman Part II akan menghadirkan perubahan yang cukup besar dibandingkan film pertama, meski tetap mempertahankan sejumlah elemen dari atmosfer film sebelumnya.
“Film pertama adalah pendekatan yang berbeda untuk film Batman, dan yang ini juga berbeda. Ini benar-benar berbeda dari film pertama, tetapi entah bagaimana tetap mempertahankan elemen-elemen dari nuansa film pertama,” kata Pattinson.
Ia juga menggambarkan sekuel tersebut sebagai proyek yang ambisius. Pattinson mengaku antusias untuk melihat hasil akhir film yang kembali mempertemukannya dengan Matt Reeves sebagai sutradara.
“Namun, film ini terasa sangat ambisius, dan saya bersemangat untuk melihat hasilnya,” tandasnya.
Sumber: thehollywood
