
Xerox kembali ke Indonesia melalui merek gabungan Xerox-Lexmark. Melalui merek itu, Xerox-Lexmark berkomitmen beroperasi secara jangka panjang di Indonesia.
Regional Sales Director Asia Pacific Central of Xerox-Lexmark Keith Leong mengatakan, gabungan kedua perusahaan memadukan warisan inovasi Xerox, dan keahlian Lexmark di bidang percetakan. Hal itu pun diwujudkan melalui pengenalan printer warna dan multifungsi MFP Xerox C200 dan C300 series.
Xerox-Lexmark, kata Keith, beroperasi dalam bidang percetakan, infrastruktur TI, dan layanan digital cerdas. Melalui kerja sama itu, Xerox-Lexmark berupaya menghadirkan nilai yang lebih besar kepada pelanggan, mitra, dan membantu organisasi/perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, menyederhanakan alur kerja, serta beroperasi dengan aman.
“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Xerox-Lexmark,” kata Keith dalam keterangan resminya pada Selasa (29/9).
Xerox-Lexmark, kata Keith, menggandeng PT Galva Technologies Tbk (GTC) sebagai mitra distribusi. GTC untuk saat ini memiliki 75 titik layanan, dan 11 kantor cabang.
Kolaborasi itu, kata Keith, memadukan teknologi global, dengan pengetahuan pasar lokal yang memadai. Kehadiran Xerox-Lexmark bertujuan untuk membangun hubungan yang berkelanjutan, memperkuat ekosistem jaringan.
Kemudian, kata Keith, membantu organisasi-organisasi di Indonesia untuk lebih terhubung, dan efisien.
“Dengan menggabungkan kekuatan kami, kami sedang membangun platform yang lebih kuat untuk mendukung pelanggan dan mitra dengan teknologi yang praktis, aman, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tempat kerja yang terus berkembang,” ujar Keith.
