
DALAM semesta One Piece karya Eiichiro Oda, kelompok Bajak Laut Topi Jerami tidak hanya terdiri dari kru utama yang berlayar di atas kapal Thousand Sunny. Setelah alur cerita Dressrosa, terbentuk sebuah aliansi besar yang dikenal sebagai Armada Besar Topi Jerami (Straw Hat Grand Fleet). Salah satu sosok paling ikonik dan setia di dalam armada ini adalah Bartolomeo, yang menjabat sebagai Komandan Divisi Kedua.
Profil Singkat Bartolomeo “Si Kanibal”
Bartolomeo adalah kapten dari kelompok Bajak Laut Barto Club sebelum akhirnya mendedikasikan diri dan seluruh kelompoknya untuk mendukung Monkey D. Luffy. Ia memiliki julukan “Si Kanibal” (Cannibal), yang sebenarnya lebih merujuk pada sifatnya yang suka mengejek, memprovokasi, dan “memakan” emosi lawan, bukan dalam arti harfiah.
Meskipun penampilannya terlihat menyeramkan dengan taring tajam, rambut bergaya mohawk hijau, dan tindikan, Bartolomeo memiliki kepribadian yang sangat kontras ketika berhadapan dengan kru Topi Jerami. Ia adalah seorang fanboy akut atau penggemar berat Luffy dan kawan-kawan.
Asal-usul dan Alasan Menjadi Penggemar Luffy
Sebelum menjadi bajak laut, Bartolomeo adalah seorang bos mafia yang menguasai wilayah bawah tanah di Loguetown. Pandangan hidupnya berubah total ketika ia menyaksikan Luffy selamat dari eksekusi mati di panggung eksekusi Loguetown berkat sambaran petir misterius.
Melihat keberanian dan tekad Luffy yang tersenyum menjelang kematiannya, Bartolomeo sangat terinspirasi. Sejak hari itu, ia mengikuti setiap perkembangan berita mengenai kru Topi Jerami, menganggap mereka sebagai idola tertinggi, dan memutuskan untuk berlayar ke laut demi mengejar ketertinggalannya dari sang idola.
Komandan Divisi Kedua Armada Besar Topi Jerami
Di Dressrosa, Bartolomeo bertarung di Corrida Colosseum demi mendapatkan buah iblis Mera Mera no Mi, yang awalnya ingin ia persembahkan kepada Luffy. Setelah pertempuran besar melawan Donquixote Doflamingo berakhir, Bartolomeo bersama enam pemimpin bajak laut lainnya menginisiasi terbentuknya Armada Besar Topi Jerami.
Melalui ritual minum cawan sake, Bartolomeo resmi memimpin Divisi Kedua dari armada tersebut, membawa 56 anggota kru Barto Club di bawah panji Topi Jerami. Peran ini menjadikannya salah satu pilar pertahanan dan kekuatan tempur utama yang siap dipanggil kapan saja Luffy membutuhkan bantuan dalam skala besar.
Kekuatan Buah Iblis: Bari Bari no Mi
Sebagai petarung, Bartolomeo adalah sosok yang sangat tangguh berkat kemampuan buah iblis tipe Paramecia, Bari Bari no Mi (Barrier-Barrier Fruit). Kemampuan utama dari buah iblis ini meliputi:
- Pertahanan Absolut: Bartolomeo dapat menciptakan penghalang (barrier) transparan yang sangat keras dan tidak bisa dihancurkan oleh serangan fisik maupun proyektil biasa. Ia mengaktifkan kekuatan ini dengan cara menyilangkan jari-jarinya.
- Serangan Balik: Selain untuk bertahan, penghalang tersebut dapat digerakkan untuk mendorong, menghantam, atau menjepit musuh (seperti teknik Barrier Crash).
- Keterbatasan: Penghalang milik Bartolomeo tidak mutlak tanpa celah. Batasan utamanya adalah ia memiliki luas maksimal tertentu untuk penghalang yang bisa diciptakan dalam satu waktu, dan ia tidak bisa membuat penghalang baru jika konsentrasinya terpecah atau jarinya tidak disilangkan.
Salah satu pencapaian terbesar kekuatannya adalah mampu menahan serangan legendaris King Punch dari King Elizabello II yang konon bisa meruntuhkan benteng dalam sekali pukul.
Dengan loyalitasnya yang tanpa batas dan pertahanan absolut dari Bari Bari no Mi, Bartolomeo bukan sekadar elemen komedi di One Piece. Ia adalah aset tempur krusial bagi masa depan Armada Besar Topi Jerami dalam menghadapi pertempuran-pertempuran besar yang akan datang di saga terakhir. (Z-4)
