
LAMINE Yamal menjadi bintang kemenangan Spanyol atas Kroasia dengan mencetak dua gol dan menyumbang satu assist. La Roja menang telak 4-1 dalam laga UEFA Nations League di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan, Rabu (30/9) dini hari WIB.
Hasil tersebut memperpanjang rekor tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan. Catatan itu termasuk kemenangan atas Argentina pada final Piala Dunia lalu.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menilai timnya tampil dominan sepanjang pertandingan. Dia menyebut Spanyol mampu mempertahankan kontrol permainan meski menghadapi Kroasia yang dikenal kuat dalam duel udara dan pertahanan.
“Babak pertama sebenarnya bisa berakhir 4-1 atau 5-1. Babak kedua juga berjalan dengan pola yang sama,” kata De la Fuente.
“Kami menghadapi tim yang bertahan dengan baik dan kuat dalam duel udara. Karena itu, kami harus tetap waspada dalam setiap situasi. Setelah itu kami kembali merebut bola, menguasai umpan dan mengendalikan pertandingan,” lanjutnya.
Penampilan Yamal juga memperkuat kans terhadap peluangnya meraih Ballon d’Or. De la Fuente menilai kontribusi Yamal untuk tim akan semakin mendapat pengakuan.
“Kami menikmati kemampuan luar biasanya untuk kepentingan tim. Ke depan, kontribusinya terhadap permainan dan apa yang dilakukannya akan semakin dihargai,” kata De la Fuente.
Yamal tampil menentukan sejak awal pertandingan. Marc Pubill dan Nico Williams turut mencatatkan nama di papan skor.
Yamal hanya membutuhkan waktu 75 detik untuk membawa Spanyol unggul. Gol tersebut menjadi sinyal awal dominasi tuan rumah setelah mereka sebelumnya menang 3-2 atas Inggris di Wembley.
Spanyol mendapat suntikan motivasi sebelum laga dimulai. Kapten Rodri memamerkan trofi Piala Dunia kepada pendukung di stadion yang penuh. Trofi tersebut diserahkan legenda Sevilla dan mantan pemain Spanyol, Jesus Navas, yang turut membawa La Roja menjadi juara dunia pada 2010.
“Kami sangat bersemangat membawa trofi ini ke sini. Bisa memenangi pertandingan dan membawanya pulang tentu sangat menyenangkan,” kata Yamal.
Kroasia tidak menyerah begitu saja. Dion Beljo menyamakan kedudukan menjelang pertandingan memasuki menit ke-30. Penyerang jangkung tersebut menanduk umpan silang Ivan Perisic untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Namun, keunggulan Kroasia hanya bertahan sekitar dua menit. Yamal kembali menjadi aktor penting setelah mengirim umpan silang akurat yang disambut sundulan Pubill. Spanyol kembali memimpin 2-1.
Yamal mencetak gol keduanya pada menit ke-63 setelah melepaskan tembakan yang mengecoh kiper Kroasia sekaligus rekan setimnya di Barcelona, Dominik Livakovic.
Gol tersebut menjadi gol ke-10 Yamal untuk tim nasional Spanyol dalam 35 penampilan. Spanyol kemudian menutup pertandingan dengan gol Nico Williams kurang dari dua menit sebelum waktu normal berakhir.
(AFP/P-4)
