Friday, October 2

Koalisi Arab Saudi Tuding Houthi Dalangi Serangan Drone di Madinah


Seorang anggota pasukan keamanan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional berjaga di pos pemeriksaan di sebuah jalan di Taiz.(AFP)

KOALISI militer pimpinan Arab Saudi menuding kelompok pemberontak Houthi di Yaman berada di balik serangan drone yang menyasar stasiun distribusi listrik di kota suci Madinah. Insiden ini langsung memicu gelombang kecaman keras dari berbagai negara Muslim dan organisasi internasional.

Juru Bicara Koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengungkapkan bahwa serangan tersebut mengenai stasiun distribusi listrik Taibah yang memiliki fungsi vital untuk menyuplai pasokan listrik ke Masjid Nabawi. Meski laporan awal memastikan hanya satu trafo yang mengalami kerusakan dan tidak sampai melumpuhkan jaringan listrik secara luas, tindakan ini dinilai sebagai bentuk provokasi brutal.

“Penyidikan dan bukti yang dikumpulkan oleh pihak berwenang yang kompeten telah mengonfirmasi keterlibatan Milisi Teroris Houthi dalam merencanakan dan mengeksekusi tindakan teroris pengecut ini, berdasarkan tinjauan pasca-aksi dan puing-puing drone yang digunakan,” ujar Al-Maliki dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (2/10/2026).

Menurut Al-Maliki, aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian upaya sistematis kelompok ekstremis tersebut untuk menargetkan kawasan Dua Masjid Suci, yang mencederai kesucian wilayah serta keselamatan jemaah. Sebagai respons, pihak koalisi memastikan akan mengambil langkah-langkah tegas guna melindungi keamanan kota suci Makkah dan Madinah dari ancaman serupa di masa mendatang.

Di sisi lain, pejabat tinggi kelompok Houthi secara terbuka membantah tuduhan tersebut. Mereka menolak klaim bahwa pihaknya sengaja mengarahkan serangan ke fasilitas sipil maupun tempat-tempat suci keagamaan.

Kendati demikian, kecaman mengalir dari berbagai penjuru dunia Islam. Pemerintah Turki melalui kementerian luar negerinya mengeluarkan pernyataan tegas mengecam aksi provokatif yang dinilai mengancam stabilitas kawasan serta mencederai nilai-nilai sakral umat Islam.

“Kami mengecam keras serangan Houthi terhadap infrastruktur sipil” di Madinah, kata kementerian luar negeri.

“Serangan provokatif ini, yang mengancam kedaulatan dan keamanan Arab Saudi serta menargetkan nilai-nilai sakral dunia Islam, harus segera dihentikan tanpa syarat.”

Sikap serupa juga ditunjukkan oleh Qatar, Liga Arab, serta lembaga terkemuka Islam Al-Azhar di Kairo. Seluruh pihak sepakat bahwa serangan yang menyasar fasilitas sipil di dekat makam Nabi Muhammad SAW ini merupakan pelanggaran berat hukum internasional serta melukai perasaan umat Muslim sedunia.

(AFP/P-4)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *