Saturday, October 3

Basarnas Kerahkan Kekuatan Maksimal Operasi SAR KMP Virgo


Kepala Basarnas Mohammad Syafii (kedua kiri bawah) memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ke-21 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (3/10/2026) malam.(ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan telah mengerahkan seluruh kekuatan dan potensi secara maksimal dalam operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Hingga hari ke-21 pelaksanaan operasi, Sabtu (3/10), tim SAR gabungan terus berupaya menyisir berbagai titik.

Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengungkapkan bahwa operasi kemanusiaan ini melibatkan ribuan personel dari berbagai unsur serta dukungan alat utama sistem senjata (alutsista) yang masif.

“Operasi telah melibatkan seluruh potensi SAR nasional, baik dari Basarnas, TNI, Polri, kementerian/lembaga, swasta, dan masih banyak potensi SAR lainnya,” ujar Syafii dalam konferensi pers evaluasi operasi SAR hari ke-21 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam


Dalam operasi pencarian 243 korban KM Virgo Transport 8 ini, Basarnas mengerahkan kekuatan penuh yang mencakup:

  • Lebih dari 1.200 personel gabungan sejak hari pertama kejadian.
  • 7 unit pesawat udara untuk pemantauan dari udara.
  • 24 kapal besar untuk penyisiran permukaan laut.

  1. 63 personel penyelam berkualifikasi khusus untuk operasi SAR bawah permukaan.

Metode pencarian pun dilakukan secara komprehensif, mulai dari penyisiran udara (air search), permukaan laut, penyisiran wilayah pesisir pantai (coastal sweeping), hingga penyelaman intensif di bawah permukaan air.

Cakupan wilayah operasi juga telah diperluas secara signifikan dari titik awal kecelakaan. Syafii menyebutkan bahwa area pencarian kini telah mencakup perairan dan wilayah pesisir di tiga provinsi sekaligus, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat, menyesuaikan dengan temuan korban di lapangan serta pergerakan arus laut.

Operasi SAR kecelakaan KM Virgo yang bermula sejak hari Minggu (13/9) ini sebelumnya telah diperpanjang sebanyak dua kali, masing-masing selama tujuh hari, hingga memasuki hari ke-21 pada Sabtu malam.

Setelah melakukan evaluasi mendalam, Basarnas memutuskan untuk tetap melanjutkan operasi SAR dengan waktu yang fleksibel sesuai dinamika di lapangan. Penyesuaian jumlah personel akan dilakukan, namun tetap melibatkan instansi dan unsur gabungan yang telah berpartisipasi sejak awal operasi.

(P-4)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *