Tuesday, October 6

Dishub Siagakan 80 Petugas Jelang Final Indonesia vs Thailand di GBK


Ilustrasi(Dok.MI)

DINAS Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiagakan 80 petugas untuk mengatur lalu lintas menjelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 WIB.

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Petugas disebar di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan GBK.

“Kami menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK. Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan untuk mengikuti arahan petugas di lapangan, menyesuaikan waktu perjalanan, serta memanfaatkan rute alternatif yang tersedia guna mendukung kelancaran lalu lintas selama pelaksanaan pertandingan,” kata Budi, Senin (5/10).

Dishub juga menyiapkan sejumlah rute alternatif bagi masyarakat yang tidak berkepentingan menuju kawasan GBK. Pengalihan arus akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas menjelang hingga berakhirnya pertandingan.

Dari arah Selatan, kendaraan dari Blok M menuju Utara atau Tanah Abang dapat menggunakan Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjernihan, hingga Jalan KH Mas Mansyur.

Sementara kendaraan dari Blok M menuju Barat atau Slipi dapat melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan Letjen S Parman.

Untuk perjalanan dari Blok M menuju Timur atau Kampung Melayu, pengendara dapat menggunakan Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof Dr Satrio, hingga Jalan Raya Casablanca.

Dari arah Utara, kendaraan dari Tanah Abang menuju Blok M dapat melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim.

Sementara dari arah Barat, kendaraan dari Slipi menuju Blok M dapat menggunakan Jalan Letjen S Parman, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Bumi, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim.

Adapun kendaraan dari Slipi menuju Timur atau Tebet dapat memilih Jalan S Parman, Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan RM Margono, Jalan Galunggung, Jalan Dr Saharjo, Jalan Prof Dr Soepomo, hingga Jalan MT Haryono.

Dari arah Timur, kendaraan dari Tebet menuju Barat atau Slipi dapat melalui Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan Letjen S Parman.

“Kami mengimbau masyarakat memperhitungkan waktu perjalanan dan menghindari kawasan sekitar GBK jika tidak memiliki kepentingan. Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas apabila terjadi perubahan arus lalu lintas di lapangan,” pungkasnya. (Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *