Wednesday, October 7

Allianz Life Garap Nasabah HSBC Indonesia Lewat Unitlink dengan Pilihan Subdana Dollar AS


PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) membidik nasabah bersama PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) dengan Smartwealth Dollar Floating Rate Fund. Subdana dalam mata uang dolar Amerika Serikat ini tersedia melalui produk asuransi jiwa unit link Premier Plan Assurance dan Ultima Wealth Assurance yang dipasarkan oleh HSBC Indonesia. Fitur tersebut didukung oleh PT Allianz Global Investors Asset Management Indonesia (AllianzGI Indonesia).

 Menurut HSBC Global Affluent Investor Snapshot 2026, survei tahunan HSBC terhadap hampir 10 ribu investor affluent dan high-net-worth di 10 pasar di dunia, menunjukkan bahwa saat ini investor memiliki pendekatan “defend and grow” dalam merencanakan keuangan. Dimana tujuan keuangan terfokus antara menjaga dan menumbuhkan kekayaan. Sebesar 57% investor memiliki ketertarikan untuk kepemilikan produk asuransi dalam 12 bulan ke depan. Selain itu, 47% investor memiliki preferensi terhadap eksposur investasi global. Temuan ini menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap peluang di berbagai pasar sebagai bagian dari pengelolaan kekayaan jangka panjang.

“Perlindungan asuransi berperan penting dalam membantu nasabah mempersiapkan berbagai kebutuhan finansial jangka panjang. Dalam produk asuransi jiwa unit link, pengelolaan nilai investasi dalam polis juga perlu disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko nasabah. Smartwealth Dollar Floating Rate Fund kami hadirkan bersama HSBC Indonesia untuk melengkapi pilihan subdana bagi nasabah yang ingin mengembangkan aset dalam mata uang dolar Amerika Serikat,” kata Ancilla Lily, Chief Partnership Distribution Officer Allianz Life Indonesia dalam keterangannya.

President Director dan Head of Indonesia AllianzGI Indonesia, Adi Saugi, CFA mengatakan perubahan kondisi ekonomi dan suku bunga global dapat memengaruhi kinerja berbagai instrumen investasi. Menurutnya, Smartwealth Dollar Floating Rate Fund memberikan akses ke instrumen pendapatan tetap global dengan tingkat bunga yang dapat berubah mengikuti suku bunga acuan. Melalui pemilihan instrumen yang disiplin dan pengelolaan portofolio secara aktif, fund ini berupaya memperoleh potensi pendapatan dari instrumen kredit untuk mendukung tujuan investasi dalam jangka panjang, dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko.

International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia, Lanny Hendra mengatakan bagi nasabah HSBC Premier, perlindungan jangka panjang tidak lagi sekadar mitigasi risiko, melainkan pilar penting dalam menjaga kesinambungan kekayaan lintas generasi.

“Sebagian besar nasabah kami memiliki aspirasi internasional, mulai dari dana pendidikan anak ke luar negari hingga perencanaan warisan, yang membutuhkan pengelolaan aset dalam denominasi USD. Melalui instrumen floating rate ini, nasabah mendapatkan fleksibilitas untuk menyeimbangkan strategi ’defend and grow’, memproteksi portofolio dari volatilitas suku bunga global sekaligus mengoptimalkan imbal hasil aset USD secara adaptif,” kata Lanny.

Kehadiran Smartwealth Dollar Floating Rate Fund melengkapi rangkaian pilihan subdana dalam mata uang dolar Amerika Serikat yang tersedia bagi nasabah HSBC Indonesia.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *