
PERHELATAN budaya yang kental dengan nuansa tradisi Jawa mewarnai acara Wisuda Tali Dharma dan resepsi ngunduh mantu putra Wali Kota Yogyakarta, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Acara yang berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Grha Pradipta Hall B dan C, Jogja Expo Center (JEC) ini menjadi momentum istimewa yang memadukan prosesi adat, seni tradisional, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
Pasangan mempelai, Rizal Aldyatma dan Salsabila Azani Wijaya, tampil anggun dalam balutan busana adat. Rizal merupakan putra dari pasangan Dr. Hasto Wardoyo dan dr. Dwikisworo Setyowireni, Sp.A., Subsp.Resp. (K). Sementara Salsabila adalah putri dari Dadang Godfried Wijaya Aljabri, S.H., dan Min Suryani.
Prosesi Khidmat Wisuda Tali Dharma
Rangkaian acara dimulai dengan penyambutan kedua mempelai oleh Hasto Wardoyo beserta istri. Salah satu momen paling sakral dalam perhelatan ini adalah prosesi Wisuda Tali Dharma. Dalam tahapan ini, kedua mempelai menghaturkan sungkem kepada orangtua sebagai bentuk penghormatan dan bakti.
Sebagai simbol doa dan restu, orangtua memberikan tirta wening kepada mempelai. Prosesi ini melambangkan harapan agar pasangan baru tersebut senantiasa diberikan kejernihan hati dan pikiran dalam mengarungi bahtera rumah tangga.
| Waktu Pelaksanaan | Sabtu, 3 Oktober 2026 |
| Lokasi | Grha Pradipta Hall B & C, Jogja Expo Center (JEC) |
| Mempelai Pria | Rizal Aldyatma |
| Mempelai Wanita | Salsabila Azani Wijaya |
| Konsep Acara | Tradisi Jawa, Seni Tradisional, dan Pemberdayaan UMKM |
| Wedding Consultant | Dani Mukti (Pengantin Production) |
Sentuhan Seni dan Dukungan UMKM Lokal
Nuansa budaya Jawa semakin terasa kuat dengan hadirnya iringan gamelan secara langsung dan penampilan para penari tradisional yang memberikan sentuhan artistik di sepanjang acara. Kehadiran elemen seni ini menjadikan resepsi bukan sekadar seremoni keluarga, melainkan juga ruang apresiasi terhadap warisan leluhur.
Tidak hanya soal tradisi, perhelatan ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Keluarga Hasto Wardoyo melibatkan pelaku UMKM lokal untuk menyediakan sajian kuliner serta suvenir. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kreativitas dan produk lokal Yogyakarta agar mendapatkan panggung di acara berskala besar.
Perencanaan Matang di Balik Layar
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran Dani Mukti, pimpinan Pengantin Production, yang bertindak sebagai wedding consultant. Dani, yang telah berkecimpung di industri pernikahan sejak 1998, menekankan pentingnya ketelitian dalam mengawal setiap detail prosesi adat Jawa.
“Penyelenggaraan pernikahan dengan tradisi Jawa memerlukan pemahaman mendalam terhadap filosofi setiap prosesi, ketelitian perencanaan, serta koordinasi menyeluruh agar selaras dengan konsep yang diinginkan keluarga,” ungkap pihak penyelenggara.
Melalui perpaduan apik antara kesakralan adat, pertunjukan seni, dan keterlibatan UMKM, acara ngunduh mantu ini berhasil menghadirkan kebahagiaan keluarga sekaligus menghidupkan nilai-nilai budaya yang diwariskan lintas generasi. (Z-1)
