
Memasuki pekan terakhir di Bulan Agustus 2024, sebanyak empat lokasi di wilayah Temanggung, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami krisis air bersih. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pun bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih ke lokasi tersebut.
Adapun, empat daerah itu meliputi Desa Bansari di Kecamatan Bulu dan Desa Kemloko di Kecamatan Kranggan, serta SD Negeri 2 Jetis di Selopampang dan MI Botoputih di Tembarak.
“Sampai saat ini BPBD Kabupaten Temanggung sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak enam tangki ke lokasi kekeringan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto, Senin (26/8).
Baca juga : 17 Kecamatan di Purwakarta Mulai Krisis Air Bersih
Ia menyebutkan, secara keseluruhan anggaran droping air bersih untuk musim kemarau tahun ini dari APBD sebanyak 115 tangki.
Jika anggaran tersebut habis, BPBD akan mengajukan anggaran tambahan.
“Penetapan angka 115 tangki didasarkan pada realisasi droping air bersih pada 2023,” tuturnya. (Z-11)
