Friday, September 18

Edukasi Pertolongan Pertama Sasar Mitra Pengemudi di 10 Kota


Antusiasme Mitra Pengemudi roda dua Grab di Surabaya saat mengikuti pelatihan keselamatan berkendara. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi ‘First Aid On The Go’ antara Grab dan Hansaplast yang mencakup edukasi mengenai pertolongan pertama dan pera(Dok. Grab)

AKTIVITAS mitra pengemudi yang sebagian besar berlangsung di jalan membuat kesiapan menghadapi berbagai situasi, termasuk luka ringan, menjadi bagian dari keselamatan berkendara. Pengetahuan mengenai pertolongan pertama dapat membantu melakukan penanganan awal ketika terjadi luka saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Hal tersebut menjadi dasar kolaborasi Hansaplast dan Grab Indonesia melalui kampanye First Aid On The Go. Program yang diluncurkan sejak Juni 2026 ini memberikan edukasi mengenai pertolongan pertama dan perawatan luka kepada 2.238 mitra pengemudi Grab di 10 kota.

Edukasi tersebut digelar secara seri di Jakarta, Depok, Balikpapan, Makassar, Manado, Medan, Palembang, Solo, Surabaya, dan Yogyakarta. Program ini juga memperoleh penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori ‘Edukasi Pelatihan Perawatan Luka Secara Seri Kepada Mitra Pengemudi Online dengan Jumlah Peserta Terbanyak’, yang diserahkan pada 12 September 2026.

Materi yang diberikan memperkenalkan konsep 1-2-3 Siap Rawat Luka, yakni Bersihkan, Lindungi, dan Sembuhkan. Tiga langkah tersebut mencakup membersihkan luka menggunakan cairan antiseptik pembersih luka untuk membantu mencegah infeksi, melindunginya dengan plester, serta merawat luka dengan salep luka untuk mendukung proses penyembuhan.

Director of Commercial Grab Indonesia Roy Nugroho mengatakan keselamatan mitra pengemudi menjadi salah satu fokus Grab, mengingat mobilitas mereka yang tinggi dan aktivitas yang banyak dilakukan di jalan.

“Keselamatan Mitra Pengemudi selalu menjadi fokus utama Grab, terlebih karena aktivitas mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan banyak dilakukan di jalan. Dalam kesehariannya, Mitra Pengemudi juga kerap menjadi orang pertama yang membantu pengguna jalan lain saat menghadapi berbagai situasi di jalan,” ujar Roy.

Menurut Roy, melalui kolaborasi tersebut mitra pengemudi tidak hanya mendapatkan produk, tetapi juga pengetahuan mengenai perawatan luka yang dapat dipraktikkan untuk diri sendiri maupun ketika membantu orang lain.

Business Unit Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia Vivilya Lukman mengatakan edukasi pertolongan pertama menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman mengenai penanganan luka.

“Hansaplast percaya bahwa edukasi tentang pertolongan pertama sama pentingnya dengan menghadirkan produk yang dapat diandalkan ketika dibutuhkan. Melalui kolaborasi dengan Grab, kami dapat membawa edukasi tersebut lebih dekat dengan kelompok yang relevan, termasuk Mitra Pengemudi, sekaligus menjangkau konsumen secara lebih luas melalui berbagai touchpoint di ekosistem Grab,” kata Vivilya.

Selain edukasi, kolaborasi ini mencakup penyediaan Hansaplast First Aid Kit On The Go yang tersedia secara eksklusif di GrabMart Kilat. Konsumen dapat memperoleh paket tersebut melalui layanan GrabMart Kilat dalam waktu kurang dari 30 menit.

Kolaborasi juga diperluas melalui pemanfaatan GrabAds untuk menyampaikan pesan edukasi dan informasi mengenai produk Hansaplast melalui berbagai touchpoint di dalam maupun di luar aplikasi Grab. Melalui kanal tersebut, pesan mengenai pentingnya kesiapan pertolongan pertama dapat muncul dalam sejumlah situasi penggunaan aplikasi, mulai dari ketika konsumen mengeksplorasi aplikasi Grab hingga saat menunggu jemputan. Informasi mengenai produk perawatan luka kemudian dapat diakses melalui GrabMart Kilat.

Pemanfaatan GrabAds tersebut menjadi bagian dari kolaborasi yang menggabungkan edukasi dengan akses terhadap perlengkapan pertolongan pertama. Pendekatan ini memungkinkan informasi mengenai perawatan luka disampaikan bersamaan dengan ketersediaan produk yang dapat digunakan ketika diperlukan.

Vivilya menambahkan, kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Hansaplast membangun ekosistem edukasi yang melibatkan tenaga farmasi serta komunitas dengan mobilitas tinggi.

Ke depan, Grab dan Hansaplast berharap edukasi tersebut dapat mendorong mitra pengemudi dan masyarakat untuk semakin memperhatikan keselamatan dan keamanan berkendara serta memiliki kesiapan melakukan penanganan awal terhadap luka ringan dalam keseharian.

Dengan demikian, fokus program tidak hanya pada ketersediaan perlengkapan pertolongan pertama, tetapi juga pada pengetahuan mengenai cara penggunaannya ketika menghadapi luka ringan di tengah aktivitas sehari-hari. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *