
PRESIDEN terpilih Prabowo Subianto beberapa waktu lalu memanggil sejumlah tokoh yang diproyeksikan menjadi menteri pada kabinet pemerintahannya. Salah satu nama yang dipanggil ialah Veronica Tan, mantan istri dari Gubernur DKI Jakarta periode 2014-2017 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Namun, Veronica tidak terlihat dari jajaran calon menteri yang keluar dari Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, lokasi pembekalan para menteri. pada Rabu (16/10) dan Kamis (17/10).
Belum diketahui secara jelas apakah Veronica tidak hadir dalam pembekalan calon menteri. Kendati demikian, beredar nama-nama calob menteri beserta posisi mereka di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Dari daftar itu, tida ada nama Veronica Tan.
Soal susunan kabinet Prabowo tersebut memang belum ada pernyataan resminya. Rencananya, Prabowo akan mengumukan nama-nama menteri pada 20 Oktober, sore hari, atau di hari yang sama pelantikan presiden dan wakil presiden 2024-2029. Namun, sejumlah sumber membenarkan sejumlah nama calon menteri yang beredar akan menduduki posisi tersebut.
Berikut daftar nama-nama calon menteri dan posisinya :
Kementerian Koordinator
Menteri Koordinator Bidang Hukum: Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Perekonomian : Airlangga Hartarto
Menteri Koordinator Pangan : Zulkifli Hasan
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi : Muhaimin Iskandar
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) : Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Koordinator Kemasyarakatan : Pratikno
Kementerian Teknis
Menteri Sekretariat Negara: Prasetyo Hadi
Menteri Sekretariat Kabinet: Bambang Eko Suhariyanto
Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman
Menteri Agama: Nasaruddin Umar
Menteri Dalam NegerI: Tito Karnavian
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti
Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi: Satryo Soemantri Brodjonegoro
Menteri Pariwisata: Widiyanti Putri Wardhana
Menteri Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya
Menteri Perdagangan: Budi Santoso
Menteri Perhubungan: Dudy Purwagandhi
Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Rosan Roeslani
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir
Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas
Menteri HAM: Natalius Pigai
Menteri Lingkungan Hidup: Raja Juli Antoni
Menteri Kehutanan: Hanif Faisol Nurofiq
Menteri Perlindungan Pekerja Migran: Abdul Kadir Karding
Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli
Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga: Wihaji
Menteri Pemuda dan Olahraga: Dito Ariotedjo
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional: Nusron Wahid
Menteri Komunikasi dan Informatika: Meutya Hafid
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto
Menteri Luar Negeri: Sugiono
Menteri Perumahan Rakyat: Maruarar Sirait
Menteri Kebudayaan: Fadli Zon
Menteri Transmigrasi dan Percepatan Kawasan Timur Indonesia: Iftitah Suryanegara
Menteri Desa: Yandri Susanto
Menteri Sosial: Saifullah Yusuf
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas: Rachmat Pambudy
Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dodi Priyono
Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono
Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi
Lembaga Setingkat Menteri
Badan Intelijen Negara: Muhammad Herindra
Kepolisian Negara Republik Indonesia: Listyo Sigit Prabowo
Tentara Nasional Indonesia: Agus Subiyanto
Kejaksaan Agung: Sanitiar Burhanuddin
(P-5)
