Tuesday, September 22

Jejak Hubungan Terlarang yang Disembunyikan, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus D4vd


David Anthony Burke (D4vd)(Media Sosial X)

DOKUMEN pengadilan terbaru mengungkap detail mengerikan dalam kasus pembunuhan yang melibatkan penyanyi David Anthony Burke, atau yang lebih dikenal sebagai D4vd. Jaksa penuntut dalam ringkasan persidangan yang dirilis Rabu (29/4) membeberkan kronologi hubungan terlarang hingga upaya sang musisi menutupi jejak kriminalnya.

Burke didakwa atas pembunuhan, pelecehan seksual berkelanjutan terhadap anak di bawah 14 tahun, serta pemotongan jenazah ilegal. Dakwaan ini muncul setelah jenazah Celeste Rivas Hernandez yang telah dimutilasi ditemukan di dalam bagasi depan mobil Tesla milik Burke pada September 2025.

Kronologi Hubungan dan Upaya Pengejaran

Berdasarkan dokumen pengadilan, Burke pertama kali bertemu Rivas pada Januari 2022 saat korban baru berusia 11 tahun. Jaksa menyebutkan hubungan seksual dimulai pada November 2023, ketika Rivas berusia 13 tahun dan Burke berusia 18 tahun.

Sepanjang tahun 2024, keluarga sempat melaporkan hilangnya Rivas sebanyak dua kali. Pihak kepolisian bahkan sempat menghubungi Burke pada Februari 2024 setelah menemukan nomor teleponnya di catatan komunikasi korban.

“Selama panggilan tersebut, terdakwa mengklaim ia terakhir kali berbicara dengan korban pada 13 atau 14 Februari 2024, namun menyatakan ia tidak menyadari korban adalah anak di bawah umur atau telah dilaporkan hilang,” tulis dokumen tersebut.

Meskipun Burke mengaku hanya bertemu korban sekali, polisi menemukan foto tahunan sekolah Rivas di ponselnya. Jaksa juga menuduh Burke pernah membayar seorang siswa SMP sebesar $1.000 untuk memberikan ponsel kepada Rivas agar mereka tetap bisa berkomunikasi secara rahasia.

Motif Pembunuhan: Ancaman Terhadap Karier

Jaksa wilayah Nathan Hochman menduga Burke membunuh Rivas pada 23 April 2025. Saat itu, Rivas merupakan saksi kunci dalam investigasi terpisah mengenai dugaan tindakan asusila yang dilakukan Burke. Malam itu, Rivas dilaporkan mengancam akan membongkar hubungan mereka dan merusak karier musik Burke yang sedang naik daun.

Bukti pesan teks yang ditemukan menunjukkan percakapan mengenai hubungan intim hingga penggunaan kontrasepsi darurat. Laporan autopsi menyatakan Rivas meninggal akibat “beberapa luka tusukan benda tajam” dan kematiannya dinyatakan sebagai pembunuhan.

Pembelaan Pihak D4vd

Burke, yang kini mendekam di tahanan tanpa jaminan, bersikeras mengaku tidak bersalah. Tim pengacaranya yang terdiri dari Blair Berk, Marilyn Bednarski, dan Regina Peter, menegaskan bahwa klien mereka bukan penyebab kematian remaja tersebut.

“Kami berencana untuk membela ketidaksalahan David secara gigih,” ujar tim pengacara dalam sebuah pernyataan resmi.

Jika terbukti bersalah, penyanyi berusia 21 tahun ini menghadapi ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat, atau hukuman mati. Hingga kini, kantor Jaksa Wilayah Los Angeles belum memutuskan apakah akan mengajukan tuntutan hukuman mati. Sidang pendahuluan kasus ini dijadwalkan akan dimulai pada 26 Mei. (People/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *