
KETUA Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie menegaskan pentingnya perluasan lapangan kerja dalam momentum peringatan May Day 2026.
Dalam perayaan yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto dan diikuti sekitar 200.000 pekerja tersebut, Kadin menilai penciptaan lapangan kerja menjadi kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin terus mendorong dunia usaha untuk memperluas kesempatan kerja (job creation) guna menyerap tenaga kerja,” ujar Anindya dalam keterangan resmi, Jumat (1/5).
Pihaknya mengaku berkomitmen memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pekerja melalui peningkatan produktivitas, pengembangan keterampilan, dan adopsi teknologi.
“Kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha adalah dua sisi yang tidak terpisahkan. Ketika perusahaan tumbuh, pekerja akan ikut sejahtera. Ketika pekerja produktif, perusahaan akan semakin kuat,” tegas Anin.
Kadin, lanjutnya, memandang peringatan May Day sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan produktif antara pekerja dan pemberi kerja.
Di era ekonomi modern dan digital yang ditandai pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Anindya menegaskan pekerja adalah bagian dari sumber daya manusia (SDM) yang menjadi unsur paling penting dalam kemajuan perusahaan. Karena itu, pekerja tidak hanya dipandang sebagai faktor produksi, tetapi sebagai mitra utama pengusaha dalam menciptakan nilai dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kami memandang pekerja sebagai mitra strategis. Kemajuan perusahaan tidak mungkin tercapai tanpa kontribusi SDM yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perubahan,” ungkapnya.
Kadin juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah pemerintah sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato May Day 2026. Berbagai kebijakan yang mencakup peningkatan upah minimum, perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan pelatihan vokasi dinilai sebagai upaya komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.
Kadin menilai, program-program seperti bantuan subsidi upah, insentif pajak, pembangunan rumah bagi pekerja, hingga perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan langkah konkret yang harus didukung bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.
Kadin berharap peringatan May Day dapat terus dirayakan secara damai, konstruktif, dan penuh semangat kebersamaan. Dalam situasi global yang penuh tantangan, menjaga iklim usaha yang kondusif menjadi kunci untuk memastikan investasi terus tumbuh dan lapangan kerja semakin terbuka.
“May Day bukan hanya tentang memperjuangkan hak, tetapi juga tentang membangun masa depan bersama dengan pekerja dan pengusaha berjalan seiring sebagai mitra dalam kemajuan bangsa,” pungkas Anin. (E-4)
