Tuesday, September 22

Mengapa Pasien dengan Kanker yang Sama Bisa Memerlukan Pengobatan Berbeda


Ilustrasi(Magnific.com)

KANKER tidak selalu memiliki karakteristik yang sama, meski berasal dari jenis yang sama. Sel kanker dapat mengalami berbagai perubahan pada gen, protein, dan zat lain yang memengaruhi pertumbuhan serta penyebarannya. 

Karena itu, dua orang dengan jenis kanker yang sama belum tentu memiliki perubahan yang sama pada sel kankernya. Perbedaan tersebut juga dapat memengaruhi cara kanker merespons pengobatan tertentu. 

Karakteristik Kanker

Perbedaan pada sel kanker bukan satu-satunya hal yang dapat memengaruhi keberhasilan pengobatan. Karakteristik lain dari kanker atau tubuh juga dapat memengaruhi seberapa baik suatu pengobatan bekerja, termasuk bagaimana obat tersebut diproses oleh tubuh.

Untuk mengetahui karakteristik tertentu pada kanker, salah satu hal yang dapat diperiksa adalah biomarker.

Apa Itu Biomarker?

Biomarker merupakan gen, protein, atau zat lain yang dapat memberikan informasi tentang kanker. Setiap kanker memiliki pola biomarker yang unik, dan beberapa biomarker dapat memengaruhi cara kerja pengobatan kanker tertentu.

Untuk mengetahui biomarker tersebut, dilakukan pengujian biomarker dengan mencari gen, protein, dan zat lain pada kanker. Hasil pemeriksaan ini dapat membantu dokter dan pasien memilih pengobatan kanker yang sesuai.

Beberapa pengobatan, termasuk terapi target dan imunoterapi, hanya dapat bekerja pada kanker yang memiliki biomarker tertentu. Karena itu, informasi mengenai biomarker dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pengobatan.

Mengapa Pengobatan Bisa Berbeda?

Pemeriksaan biomarker dapat membantu menentukan pengobatan, tetapi hasilnya tidak selalu berarti terapi akan berhasil. Salah satu alasannya adalah tidak semua sel kanker memiliki biomarker yang sama.

Artinya, pengobatan yang dipilih berdasarkan hasil pemeriksaan dapat membunuh sebagian sel kanker, tetapi tidak seluruhnya. Sel kanker yang tidak terbunuh dapat terus tumbuh sehingga pengobatan tidak bekerja atau kanker dapat kembali dengan cepat.

Selain itu, biomarker pada kanker dapat berubah seiring waktu. Pemeriksaan biomarker hanya memberikan gambaran mengenai kondisi kanker pada satu titik waktu. Karena itu, hasil pemeriksaan sebelumnya belum tentu mencerminkan kondisi kanker saat ini.

Sumber: National Cancer Institute, Halodoc



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *