
PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Salah satu pejabat yang dipanggil dalam pertemuan tersebut adalah CTO Danantara, Sigit Puji Santoso.
Usai rapat, Sigit mengungkapkan bahwa dirinya melaporkan perkembangan Danantara kepada Presiden. Ia menyebut, pembahasan dalam ratas cukup luas dan mencakup berbagai isu strategis.
“Diskusi membahas banyak hal tentang ekonomi, tentang Danantara, dan lain-lain,” ujar Sigit kepada awak media.
Meski demikian, Sigit enggan merinci lebih jauh isi pembahasan. Ia hanya menegaskan bahwa Presiden Prabowo tengah melakukan brainstorming bersama sejumlah pakar untuk mencari berbagai solusi atas tantangan yang dihadapi.
Sigit juga membantah adanya pembahasan terkait alat utama sistem persenjataan (alutsista), meskipun dirinya juga menjabat sebagai Direktur Utama Pindad.
“Program-program kita, program R&D, program edukasi, edukasional, dan lain-lain,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sigit menyebut sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih turut dilibatkan dalam rapat tersebut. Namun, ia tidak mengungkapkan identitas para menteri yang hadir.
“Nggak, nggak ada (bahas terkait) alutsista,” tegasnya. (H-2)
