Tuesday, September 22

Empat Tahun Usai Gantung Raket, Serena Williams Bersiap Comeback di London


Legenda tenis dunia Serena Williams bersiap melakukan comeback yang dinantikan di turnamen WTA 500 Queen’s Club London setelah empat tahun absen dari dunia tenis profesional.(AFP)

LEGENDA tenis dunia, Serena Williams, dikabarkan tengah merencanakan comeback yang telah lama dinantikan ke dunia tenis kompetitif. Pemilik 23 gelar Grand Slam tunggal ini bersiap untuk turun di nomor ganda pada turnamen WTA 500 di Queen’s Club, London, dua minggu ke depan.

Meskipun belum ada keputusan final, petenis berusia 44 tahun tersebut sudah mengantongi izin untuk kembali bertanding sejak 22 Februari lalu, setelah menyelesaikan masa enam bulan dalam proses kolam pengujian zat terlarang (drug testing pool).

Untuk bisa tampil di turnamen lapangan rumput yang dimulai pada Senin, 8 Juni tersebut, Williams membutuhkan fasilitas wildcard. Beruntung, pihak penyelenggara masih menyisakan dua kuota wildcard untuk nomor ganda. Tiga minggu setelah turnamen ini, ajang bergengsi Wimbledon akan resmi bergulir.

Gandeng Pelatih Baru dan Isu Partner Muda

Dalam persiapan kembalinya ini, Patrick Mouratoglou yang telah melatih Williams meraih 10 gelar mayor dipastikan tidak ikut serta. Williams diperkirakan akan didampingi oleh mitra latih tanding setianya, Jarmere Jenkins, serta mantan petenis ganda Australia, Rennae Stubbs.

Rumor mengenai tandem barunya pun mulai mencuat. Berdasarkan laporan siniar The Served yang dipandu mantan petenis nomor satu dunia Andy Roddick, Williams dikabarkan akan berpasangan dengan petenis muda Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko. Pihak BBC Sport sendiri belum bisa mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

Namun, Mboko memberikan respons positif usai memenangi laga babak kedua di Prancis Terbuka.

“Jika dia siap untuk kembali dengan caranya sendiri, maka saya merasa keputusan untuk mengumumkannya ada di tangannya,” ujar Mboko yang mengaku sangat senang mendengar rumor tersebut.

Peluang Wildcard dari LTA

Asosiasi Tenis Inggris (LTA) selama ini memiliki filosofi mendasar untuk memprioritaskan petenis Inggris dalam pemberian wildcard. Namun, potensi kembalinya Williams dipandang sebagai sebuah pengecualian yang sangat langka.

“Mungkin ada keadaan luar biasa yang dapat memengaruhi pemberian wildcard unik, tetapi jika tidak, peluang bermain tersebut ingin kami berikan kepada para pemain Inggris,” ungkap CEO LTA, Scott Lloyd, dalam sebuah taklimat media April lalu.

Kembalinya Williams ke lapangan menyusul spekulasi mengenai penurunan berat badannya sebesar 14 kilogram dalam beberapa bulan terakhir. Williams sendiri kini menjadi juru bicara untuk Ro, sebuah perusahaan penyedia program diet GLP-1.

Jika berjalan lancar, Serena akan mengikuti jejak sang kakak, Venus Williams, 45, yang hingga kini masih aktif bermain di WTA Tour dan telah mengikuti tujuh turnamen sepanjang tahun ini. (BBC/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *