Tuesday, September 22

Banjir Manado 747 Jiwa Mengungsi dan 468 Rumah Terendam


Penyaluran bantuan untuk penyintas banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara.(Antara/BPBD Manado)

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 747 jiwa terpaksa mengungsi akibat banjir yang merendam sejumlah kawasan permukiman di Kota Manado, Sulawesi Utara. Bencana ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan saluran air di wilayah hilir meluap.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan terdapat 314 Kepala Keluarga (KK) atau 968 jiwa yang terdampak langsung oleh bencana ini.

“Sebanyak 215 kepala keluarga atau 747 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (30/5).

Wilayah Terdampak dan Kerusakan

Luapan air dilaporkan merendam sedikitnya 468 unit rumah warga dengan ketinggian air yang bervariasi. Berdasarkan data BNPB, cakupan wilayah terdampak tersebar di lima kelurahan yang berada di bawah administrasi empat kecamatan, antara lain:

  • Kecamatan Wanea: Kelurahan Pakowa
  • Kecamatan Tikala: Kelurahan Paal IV
  • Kecamatan Paal Dua: Kelurahan Dendengan Dalam
  • Kecamatan Wenang: Kelurahan Komo dan Kelurahan Ternate Tanjung

Kondisi Terkini: Hingga Jumat (29/5) sore, genangan banjir di sejumlah titik dilaporkan mulai surut. Warga mulai kembali ke rumah secara bertahap untuk membersihkan sisa material lumpur.

Penanganan Darurat

BNPB memastikan bahwa penanganan logistik dan penyediaan tempat penampungan darurat telah diakomodasi oleh petugas gabungan di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjamin kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan dan perlengkapan darurat, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Meskipun air mulai surut, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali memicu luapan drainase, mengingat kondisi saluran air di beberapa titik belum mampu menampung debit air secara maksimal saat intensitas hujan ekstrem terjadi. (Ant/I-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *